Konflik Semenanjung Korea

5 Drone Korea Utara Terbang Selama 5 Jam di Wilayah Korea Selatan

Meski sudah mengeluarkan tembakan 100 kali, pesawat tempur dan helikopter Korea Selatan gagal menjatuhkan drone Korea Utara.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
koreaherald
Yoon Seok Yeol atau Yoon Suk Yeol Memenangkan Pemilihan Umum Presiden Korea Selatan 2022 

Hubungan antara kedua negara baru-baru ini semakin tegang sejak pemerintah baru yang konservatif mengambil alih Seoul dan pada saat yang bersamaan Korea Utara melanjutkan program nuklir dan misilnya.

Baca juga: Tonton dan Distribusikan Drakor, 2 Pelajar SMA di Korea Utara Dieksekusi Mati, Ditembak di Bandara

Bentuk Unit Drone

Menanggapi pelanggaran wilayah udara oleh drone-drone militer Korea Utara, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol berang.

Dia bahkan akan membentuk unit militer yang mengkhususkan diri pada drone.

"Insiden itu menunjukkan kurangnya kesiapan dan pelatihan militer kita selama beberapa tahun terakhir, dan jelas menegaskan perlunya kesiapan dan pelatihan yang lebih intens," kata Yoon dalam rapat kabinet.

Yoon menyalahkan ketidaksiapan atas kebijakan Korea Utara yang "berbahaya" pendahulunya, yang mengandalkan "niat baik" Pyongyang dan pakta militer antar-Korea 2018 yang melarang kegiatan bermusuhan di daerah perbatasan.

 “Kami telah merencanakan untuk membentuk unit drone untuk memantau dan mengintai fasilitas militer utama Korea Utara, dan sekarang akan mempercepat rencana tersebut sebanyak mungkin,” tambahnya, berjanji untuk meningkatkan kemampuan pengawasan dan pengintaiannya dengan drone siluman mutakhir. (*)

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved