Politik Global

Intelijen Iran Klaim Kembali Garuk Empat Mata-mata Mossad Israel

Intelijen Iran mengklaim kembali menangkap empat tim mata-mata Mossad Israel yang hendak membakar kerusuhan di Iran.

Tayang:
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
al Jazeera
Iran Revolutionary Guard Corps. Intelijen Iran mengklaim telah menciduk empat mata-mata Mossad Israel. 

TRIBUNJOGJA.COM, TEHERAN - Kementerian Intelijen Iran telah menangkap anggota empat “tim operasional” yang terkait dengan agen mata-mata rezim Zionis, Mossad.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis (22/12/2022) waktu Teheran, Kementerian Intelijen mengatakan, empat tim operasional Mossad ditangkap lewat upaya profesional.

Dikutip Tasnim News, Jumat (23/12/20220, rezim Zionis palsu dan kriminal memiliki rencana untuk mengambil keuntungan dari kerusuhan beberapa minggu terakhir di beberapa bagian Iran.

Mata-mata Mossad itu disiapkan melakukan sejumlah operasi teroris hibrida, tetapi mereka ditangkap sebelum mengambil tindakan apapun.

Kementerian Intelijen juga mencatat petunjuk telah ditemukan tentang perantara utama Mossad di sebuah negara di Eropa.

Panglima Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi memperingatkan rezim Zionis dan negara-negara yang membantunya akan menerima risiko kehancuran jika menimbulkan ancaman bagi Iran.

Baca juga: Cerita Mantan Kepala Intelijen Israel Curi Dokumen Nuklir Iran, 20 Agen Mossad Sukses Tembus Gudang

Baca juga: Iran Klaim Bongkar Jejak dan Tangkap Mata-mata Mossad

Baca juga: Iran Eksekusi Mati Mousavi Majd, Pria yang Dituduh Sebagai Spionase Mossad dan CIA

Berbicara pada pertemuan para komandan Angkatan Darat, Mayor Jenderal Mousavi mengatakan retorika ancaman kosong dari pejabat rezim Zionis justru memperlihatkan ketakutan mereka.

Para pejabat rezim Zionis sangat menyadari mereka tidak akan mampu melawan tanggapan Iran yang menghancurkan jika mereka mengambil tindakan bermusuhan.

Dia juga memperingatkan tanggapan yang menghancurkan Iran menunggu dari mana asal kepentingan Republik Islam dilanggar atau yang menawarkan bantuan apa pun kepada rezim Zionis.

Angkatan Darat Iran terus-menerus dan dengan hati-hati memantau pergerakan musuh dan siap untuk melawan tindakan permusuhan dengan tegas dan dengan kecepatan kilat.

Mousavi mengatakan rezim Israel kini diganggu krisis politik dan keamanan, skandal keuangan dan korupsi, dan tertekan oleh para pejuang Palestina.

Komentarnya muncul setelah perdana menteri terpilih Israel Benjamin Netanyahu mengatakan salah satu masalah terpenting yang dia fokuskan adalah menghentikan Iran.

Israel tidak melakukan serangan langsung ke Iran, tapi mereka terus mengincar target-target berbau Iran di Suriah.

Baru-baru ini di serangan udara Israel menargetkan unit drone Hizbullah Libanon dan markas besar Korps Pengawal Revolusi Islam Iran di Suriah.

Laporan ini disampaikan saluran televisi Al Arabiya pada 22 Desember, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved