Tambang Pasir Longsor

BREAKING NEWS : Tambang Pasir di Lereng Merapi Longsor, Seorang Warga Dikabarkan Meninggal

Tebing longsor terjadi di area tambang pasir dan batu di lereng Gunung Merapi persisnya di Dukuh Ngipiksari, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
istimewa
Ilustrasi : Tanda bahaya tanah longsor 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Tebing longsor terjadi di area tambang pasir dan batu di lereng Gunung Merapi persisnya di Dukuh Ngipiksari, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Dua unit truk pembawa galian golongan C tersebut dilaporkan tertimbun material longsor.

"Lokasinya yang longsor ini tebing sebelah barat masuk Dukuh Ngipiksari, Desa Balerante, berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM)," ujar Kasi Pemerintahan, Desa Balerante, Jainu pada wartawan, Rabu (21/12/2022).

Menurut Jainu, lokasi tebing longsor itu berada di lokasi tambang galian C manual.

Pada peristiwa nahas itu  selain truk yang tertimbun, juga dilaporkan satu penambang ditemukan meninggal dunia.

"Infonya ada dua truk yang tertimbun, kalau korban jiwa tadi satu yang teridentifikasi meninggal dunia," ucapnya.

Ia menduga, masih ada penambang yang tertimbun material longsor tersebut. Oleh karena itu, hingga Rabu siang relawan, warga dan pihak kepolisian masih melakukan proses evakuasi.

"Kemungkinan ada yang lain, tapi belum ditemukan. Saat ini polsek, relawan sampai sekarang masih di lokasi," ucapnya.

Baca juga: Lahan Seluas 1.000 Meter Diusulkan untuk Relokasi Rumah Korban Longsor Semin Gunungkidul

Jainu mengatakan, kejadian tebing lonsor itu terjadi pada Rabu (21/12/2022) sekitar pukul 05.00 WIB hingga 06.00 WIB.

"Kejadian sekitar jam 06.00 atau 05.00. Saat itu sedang berlangsung aktivitas (tambang)," tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Nur Tjahjono Suharto membenarkan adanya tebing lokasi tambang longsor tersebut.

Menurutnya, pihaknya telah mendapatkan informasi dari Pemerintah Kecamatan Kemalang terkait adanya insiden itu.

"Kalau informasi adanya truk pasir yang kena longsoran kami sudah dapat laporan dan benar ada kecelakaan itu dan dua truk itu tertimbun," ucapnya.

Ia mengatakan, proses evakuasi masih berlangsung dan sopir dari salah satu truk diperkirakan tak bisa menyelamatkan diri saat peristiwa itu terjadi.

"Proses evakuasi sedang dilakukan tadi, kami masih korrdinasi dengan kecamatan. BPBD sudah kirimkan relawan untuk proses evakuasi itu," ucapnya. (*)
 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved