Proyektil di Kepala Bocah

Propam Pantau Kasus Bocah 4 Tahun di Sleman yang di Kepalanya Ditemukan Benda Mirip Proyektil 

Karena, kata Mulyanto, berdasarkan keterangan dari dokter, benda asing tersebut diduga jatuh dari atas. Bukan melaju dari samping. Indikasi yang

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
andrewgriffithsblog.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kasus bocah 4 tahun di Ngaglik, Sleman yang tiba-tiba terjatuh saat bermain, dan di kepalanya ditemukan benda asing mirip proyektil masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian.

Informasi yang dihimpun, benda tersebut telah diangkat dan kini sedang dilakukan uji laboratorium forensik untuk mengetahui kepastian benda asing tersebut. 

"Infonya, iya (sudah diangkat). Tapi saya belum melihat sendiri. Belum monitor secara langsung," kata Kasi Propam Polresta Sleman, Iptu Mulyanto, Selasa (20/12/2022). 

Baca juga: 2 Pengelola Akun E-commerce Obat Keras Masih Diburu Jajaran Kepolisian Polda DIY

Mulyanto mengungkapkan, kasus tersebut, kini ditangani oleh Satreskrim Polresta Sleman.

Namun demikian, pihaknya juga ikut memantau perkembangan kasus tersebut.

Pasalnya, benda asing yang ditemukan di kepala anak perempuan berusia 4 tahun itu diduga adalah proyektil.

Meskipun, kepastian ini masih harus menunggu hasil uji laboratorium forensik. 

"Kami monitor perkembangan. Apakah itu benar proyektil atau bukan. Benda asing itu kan, belum bisa dipastikan. Jadi, kami menunggu (penyelidikan) dari Reskrim Polresta Sleman seperti apa, dan hasil forensik-nya seperti apa," jelas dia. 

Sejauh ini, peristiwa tersebut diduga kuat bukan peristiwa penembakan.

Karena, kata Mulyanto, berdasarkan keterangan dari dokter, benda asing tersebut diduga jatuh dari atas. Bukan melaju dari samping.

Indikasi yang berkembang juga masih terlalu luas.

Pihaknya belum bisa menduga-duga.

Sebab, jika pun memang benda asing yang jatuh di kepala itu adalah proyektil, maka perlu diketahui kepemilikannya.

Milik masyarakat umum ataukah milik aparat. 

"Nah, Itu yang masih berproses, kami belum bisa menduga-duga, punya siapa. Sekarang ini, kami hanya mencari tahu perkembangannya seperti apa. Kami monitor," kata Mulyanto. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved