Viktor Bout Gabung Partai Ultra Kanan Rusia Warisan Vladimir Zhirinovsky
Viktor Bout, warga Rusia yang 12 tahun dipenjara AS bergabung Partai Liberal Demokrat Rusia yang ultranasionalis.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, MOSKOW – Viktor Bout, warga Rusia yang belum lama dibarter dengan Brittney Griner, kini bergabung partai ultra kanan, Partai Demokrat Liberal Rusia (LDPR).
Partai ini didirikan almarhum Vladimir Zhirinovsky, yang sangat dikenal kuat hasutan-hasutan politiknya yang bernuansa ultra nasionalis.
Partai Demokrat Liberal Rusia menolak liberalisme kapitalisme, dan begitu juga menolak ideologi komunisme.
Viktor Bout secara resmi menerima kartu anggota LDPR dari pemimpin partai tersebut, Leonid Slutsky, selama ulang tahun ke-33 LDPR pada Senin (12/12/2022).
“Saya yakin Viktor Bout, orang yang berkemauan keras dan berani, akan mengambil tempat yang layak di (pesta). Selamat datang di jajaran kami,” kata Leonid Slutsky.
Dia sebelumnya mengatakan pengusaha itu juga akan diundang dalam rapat Komite Duma (Majelis Rendah) Urusan Internasional dan Fraksi LDPR.
Baca juga: Nikolay Patrushev : AS Ingin Hancurkan Rusia
Baca juga: Ulasan Pakar Geopolitik, Militer Jerman Bersiap Hadapi Perang Lawan Rusia
LDPR sayap kanan saat ini adalah partai terbesar keempat di Duma Rusia. Itu didirikan oleh mendiang politisi penghasut Vladimir Zhirinovsky, yang meninggal awal tahun ini.
Partai tersebut berfokus pada konservatisme dan patriotisme serta menentang kapitalisme neoliberal modern serta komunisme gaya Soviet.
Bout mengatakan kepada wartawan keputusannya untuk bergabung dengan partai tersebut didorong fakta dia bersimpati dengan LDPR.
Ia percaya partai itu kuat dan dekat dengan rakyat. Namun, dia menegaskan tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan apapun untuk saat ini.
Pekan lalu, Moskow dan Washington melakukan pertukaran tahanan tingkat tinggi, menukar Bout dengan bintang WNBA Brittney Griner yang dipenjara.
Atlet tersebut sebelumnya telah dijatuhi hukuman penjara di Rusia atas tuduhan penyelundupan narkoba.
Sementara Bout telah menghabiskan lebih dari 14 tahun di balik jeruji besi, termasuk 12 tahun di penjara AS, sebagai bagian dari hukuman 25 tahun karena perdagangan senjata.
Pengusaha itu secara konsisten membantah tuduhan terhadapnya.
Setelah tiba di Rusia, dia memberi tahu saluran televisi Russia Today (RT), dia telah terjebak dalam roda geopolitik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Viktor-Bout-dan-Brittney-Griner.jpg)