Berita Gunungkidul Hari Ini

Perbaikan Longsor Bukit Bintang Rampung, Pengalihan Arus Yogya-Wonosari Dikurangi

Dua titik jalan longsor di kawasan Bukit Bintang, Piyungan, Bantul rampung diperbaiki.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kondisi dua titik longsor Jalan Yogya-Wonosari yang kini sudah bisa dilewati dua arah setelah perbaikan, Kamis (08/12/2022) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dua titik jalan longsor di kawasan Bukit Bintang, Piyungan, Bantul rampung diperbaiki.

Skema pengalihan arus dari Wonosari, Gunungkidul ke Yogyakarta pun dikurangi.

Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Antonius Purwanta mengatakan arus kendaraan di titik longsor tersebut kini sudah bisa dilewati dua arah.

"Sudah lancar, tidak ada lagi buka-tutup," kata Purwanta pada Jumat (09/12/2022).

Baca juga: Jadi Akses Utama Warga Setempat, Jembatan Kali Branjang Gunungkidul Kerap Terendam Saat Hujan Deras

Sebelumnya, Satlantas Polres Gunungkidul harus membuat skema pengalihan arus dari Wonosari ke Yogyakarta.

Skema ini dibuat guna mengurangi kepadatan di jalur Bukit Bintang yang longsor.

Arus kendaraan dialihkan lewat utara, seperti dari Sambipitu menuju Klaten, Jawa Tengah.

Jalur alternatif selatan pun juga dimanfaatkan, lewat Panggang atau Playen hingga Imogiri, Bantul.

Kini, arus kendaraan di kawasan Bukit Bintang kembali lancar dan bisa dilewati oleh kendaraan besar.

Meski demikian, Purwanta mengimbau agar pengendara tetap berhati-hati.

"Tentunya tetap berkendara dengan pelan dan tertib saat melewati kawasan tersebut," ujarnya.

Pantauan Tribunjogja.com , sebagian Jalan Yogya-Wonosari yang mengalami longsor beberapa waktu lalu kini kembali mulus.

Baca juga: Penjelasan Kasatlantas Gunungkidul Soal Pengalihan Jalur Bukit Bintang

Setidaknya ada dua titik yang sempat longsor .

Pertama adalah titik dekat Bukit Bintang dan kedua adalah di dekat Tikungan Bokong Semar.

Keduanya pun sudah diperbaiki.

Relawan Jalan Raya (RJR) Slumprit), Ferdianzah mengungkapkan jika aturan buka-tutup sudah tidak diberlakukan sepekan terakhir.

Adapun skema ini hanya dilakukan saat waktu tertentu.

"Buka-tutupnya hanya saat pengecoran jalan, namun setelahnya tetap dibuka untuk dua arah," jelasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved