Breaking News:

Korban Kecelakaan Jip Wisata Parangtritis Terancam Tak Bisa Terima Santunan Asuransi, Ini Alasannya

Lembaga asuransi yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Bantul akan melihat lokus atau tempat kejadian kecelakaan untuk proses klaim asuransi.

Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/Istimewa
Kendaraan yang terlibat kecelakaan di Purwosari, Gunungkidul pada Sabtu (03/12/2022). Satu orang meninggal dunia akibat kejadian ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jip wisata Parangtritis yang mengantar empat penumpang mengalami kecelakaan di wilayah Kapanewon Purwosari, Gunungkidul pada hari Sabtu (3/12/2022) kemarin.

Akibatnya, seorang penumpang berinisial NA (21) warga Brebes, meninggal di lokasi kejadian.

Sementara sopir dan tiga penumpang lainnya mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.  

Kasubag Hukum Pemasaran dan Kemitraan Rumah Sakit Panembahan Senopati (RSPS) Bantul, Siti Rahayuningsih, menjelaskan bahwa pada hari Sabtu kemarin pihaknya menerima pasien yang merupakan korban kecelakaan jip wisata tersebut.
 
“Satu orang meninggal, dan empat orang masih dilakukan rawat inap sampai saat ini,” ujarnya, Selasa (6/12/2022).

Di sisi lain, masih belum dipastikan apakah para korban akan mendapatkan asuransi jika mengalami kecelakaan.

Kasi Promosi dan Informasi Wisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi, mengatakan meski keempat korban jip wisata Pantai Parangtritis telah membayar tiket retribusi masuk objek wisata, namun kesempatan untuk mendapatkan santunan asuransi sangat kecil.  

"Kalau dilihat dari lokasi kejadian kecelakaannya yang masuk wilayah Gunungkidul, bukan lagi di kawasan Pantai Parangtritis sangat kecil klaim asuransi bisa cair," ungkapnya.

Lembaga asuransi yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Bantul akan melihat lokus atau tempat kejadian kecelakaan untuk proses klaim asuransi.

Dengan melihat lokus kejadian, maka ketika klaim asuransi diajukan belum tentu disetujui pihak lembaga asuransi.
 
Sementara asuransi kecelakaan dari Jasa Raharja juga dipastikan tidak mudah, karena kendaraan yang digunakan bukan untuk angkutan umum. 

Kondisi semakin sulit ketika kecelakaan yang menimpa jip wisata Pantai Parangtritis ini belum masuk ke kawasan wisata Watu Gupit dan membayar retribusi di sana.  

Pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas Pariwisata Gunungkidul, dan dijelaskan bahwa lokasi kecelakaan bukan di kawasan objek wisata Watu Gupit Paralayang.

“Mereka baru dalam perjalanan namun belum sampai TPR Watu Gupit terjadi kecelakaan. Ceritanya akan berbeda jika jip wisata tersebut sudah masuk ke objek wisata Watu Gupit dan membayar tiket retribusi maka akan bisa dilindungi oleh asuransi," tandasnya.(*)
 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved