Iran Dikabarkan Telah Bubarkan Polisi Moral
Menurut komentar jaksa agung Iran, Mohammad Jafar Montazeri, di sebuah acara pada hari Minggu
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Bantahan Iran
Di sisi lain, media pemerintah Iran menyangkal klaim polisi moralitas negara itu telah dibubarkan, menurut CNN.
Saluran televisi pemerintah Al-Alam dilaporkan mengatakan media asing menggambarkan komentar Montazeri sebagai reaksi Iran soal terhadap kerusuhan baru-baru ini.
"Tetapi tidak ada pejabat Republik Islam Iran yang mengatakan bahwa Patroli Bimbingan (polisi moral) telah dibubarkan."
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan penghapusan polisi moral Iran bisa menjadi hal positif dan memuji keberanian luar biasa dari anak muda Iran, terutama perempuan, yang telah memimpin protes ini.
"Jika rezim sekarang menanggapi protes itu dengan cara tertentu, itu bisa menjadi hal yang positif," kata Blinken.
Iran telah memiliki berbagai bentuk polisi moral sejak Revolusi Islam 1979, tetapi versi terbaru - yang dikenal secara resmi sebagai Gasht-e Irsyad - saat ini merupakan badan utama yang bertugas menegakkan kode etik Islam Iran.
Mereka memulai patroli mereka pada tahun 2006 untuk menegakkan aturan berpakaian yang juga mewajibkan perempuan untuk memakai pakaian panjang dan melarang celana pendek, jins robek, dan pakaian lain yang dianggap tidak sopan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pengunjuk-rasa-memegang-potret-Mahsa-Amini-wanita-Iran-yang-meninggal-ditangkap-polisi-moral.jpg)