Inovasi Program Semanak Disdukcapil Kulon Progo untuk Tingkatkan Penerbitan Akta Kelahiran dan KIA

Program ini melayani dokumen kependudukan kepada siswa berupa akta kelahiran dan kartu indentitas anak (KIA) yang difasilitasi oleh sekolah.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Kepala Disdukcapil Kulon Progo, Aspiyah (kanan) menyerahkan KIA kepada sekolah yang mengajukan permohonan penerbitan KIA. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kulon Progo menciptakan terobosan baru berupa program sekolah ramah administrasi kependudukan (Semanak).

Melalui inovasi tersebut, pemenuhan identitas anak diharapkan meningkat. 

Kepala Disdukcapil Kulon Progo, Aspiyah mengatakan, program Semanak digulirkan sejak Agustus lalu.

Program ini melayani dokumen kependudukan kepada siswa berupa akta kelahiran dan kartu indentitas anak (KIA) yang difasilitasi oleh sekolah.

Oleh karena itu, Disdukcapil Kulon Progo berkerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan Kementerian Agama (Kemenag) setempat.

"Jadi petugas dari sekolah mengajukan permohonan dokumen berupa akta kelahiran atau KIA secara online melalui aplikasi LakonKu. Atau juga bisa datang langsung ke kantor Disdukcapil jika perlu ada yang dikonsultasikan," jelasnya, Minggu (4/12/2022).

Dengan begitu, target capaian penerbitan akta kelahiran dan KIA di Kulon Progo meningkat.

Sejak digulirkan hingga 15 November lalu, realisasi permohonan KIA mencapai 75,29 persen atau 75.468 dari total 100.238 anak wajib KIA.

Sementara, realisasi permohonan akta kelahiran sebesar 99 persen atau 105.566 dari total 106.631 anak wajib memiliki akta kelahiran. 

Selain itu, melalui program ini akan terjalin kerja-sama dengan pelaku usaha dan badan usaha milik daerah (BUMD) Bank Kulon Progo

Untuk pemanfaatan KIA dengan pemberian insentif bagi anak pemegang KIA.

Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo, Tri Saktiyana, berharap 100 persen warganya memiliki dokumen administrasi kependudukan di Kulon Progo.

Oleh karenanya, ia mendukung program semanak yang diiniasi oleh Disdukcapil setempat. 

"Sehingga kita pastikan akta kelahiran dan KIA semakin banyak dimiliki oleh anak dan siswa di Kulon Progo," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved