Berita Kulon Progo Hari Ini
LONGSOR di Dusun Soropati Kulon Progo Tutup Akses Jalan Hingga Nyaris Ancam Rumah Warga
Tebing setinggi 10 meter di Dusun Soropati RT 3 RW 2, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo longsor.
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Tebing setinggi 10 meter di Dusun Soropati RT 3 RW 2, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo longsor.
Material longsoran menutup akses jalan desa dan menimpa tiang listrik.
Bahkan, juga nyaris mengancam rumah warga.
Ketua RT setempat, Parjan menjelaskan, tanah longsor terjadi akibat wilayahnya diguyur hujan deras pada Rabu (30/11/2022) sejak pagi hingga sore hari.
Baca juga: Prediksi Jepang vs Spanyol: Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Hari Ini di SCTV dan Moji
Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian ini.
"Kejadian (tanah longsor) terjadi pukul 16.00 WIB, terjadi setelah hujan deras. Tebing setinggi 10 meter dan panjang 4 meter longsor. Dan baru pertama kali terjadi disini," jelasnya saat ditemui, Kamis (1/12/2022) pagi.
Adapun, material longsoran yang menutup akses jalan Magangan-Ngroto setebal 5 meter. Akibatnya, warga yang ingin menuju ke wilayah terdekat tidak bisa lewat.
"Ini (Jalan Magangan-Ngroto) menuju ke Pedukuhan Clapar, Teganing III. Bahkan ke destinasi wisata Pule Payung. Karena longsor warga harus lewat jalan alternatif lainnya," ucap Parjan.
Selain akses jalan desa, material longsoran juga menimpa tiang listrik juga nyaris mengancam rumah warga setempat.
"Kalau rumah warga yang di atas tebing nyaris ikut longsor dibagian kamar mandi dan dapur. Sementara, rumah warga yang di bawah nyaris tertimpa material longsor. Untungnya, material longsor mengenai jalan (Magangan-Ngroto). Ditambah, tiang listrik di lokasi sudah doyong dan mau ambruk," terangnya.
Ditemui di lokasi yang sama Jogoboyo Kalurahan Hargotirto, Parlan menyampaikan, pihaknya masih berkoordinasi dengan dukuh, kalurahan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk proses evakuasi material longsoran.
"Tadi pagi BPBD sudah memberikan arahan, ketika hasil asesmen ternyata membutuhkan alat berat maka kalurahan diminta membuat permohonan alat berat. Juga mohon perpanjangan masa tanggap darurat segera ditindaklanjuti," ucapnya.
Menurut dukuh setempat, kata Parlan, pembersihan material longsoran dengan mempertimbangkan tiang listrik yang hampir ambruk karena cukup membahayakan.
"Rencana PLN akan segera turun bawa crane pagi ini," kata Parlan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ketua-RT-3-Parjan-saat-menunjukkan-longsoran.jpg)