Politik Malaysia
Profil Anwar Ibrahim, Politikus Veteran yang Pernah Dipenjara Mahathir Mohammad
Profil Anwar Ibrahim dikenal luas sebagai politisi kawakan, murid Mahathir Mohammad dan pendiri kelompok oposisi Malaysia.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, KUALA LUMPUR – Anwar Ibrahim, atau lengkapnya Dato Seri Haji Anwar bin Dato Ibrahim telah dipilih Raja Malaysia Sultan Abdullah sebagai perdana menteri baru.
Anwar Ibrahim akan menyusun pemerintahan di tengah hasil Pemilu Malaysia 2022 yang tidak menghasilkan kekuatan mayoritas.
Tokoh ini, Anwar Ibrahim, dikenal luas politisi senior, sangat berpengalaman, karir politiknya pernah mencorong di masa lalu.
Anwar Ibrahim dilahirkan 10 Agustus 1947. Ia mengawali perjalanan politik saat bergabung Organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO).
Baca juga: BREAKING NEWS : Raja Akhirnya Pilih Anwar Ibrahim Jadi Perdana Menteri Malaysia
Baca juga: Anwar Ibrahim Dikabarkan akan Temui Sultan Abdullah, Minta Mandat Bentuk Pemerintahan Baru Malaysia
Dari anggota Anwar Ibrahim mampu meraih posisi sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia di era Perdana Menteri Mahathir Mohamad.
Pada 1999, Namanya hancur setelah diseret aparat hukum dan dikenai tuduhan korupsi dan kejahatan seksual. Ia dijebloskan ke penjara.
Mahkamah Federal Malaysia membatalkan semua vonis atasnya dan Anwar dibebaskan dari penjara pada 2004.
Setelah dipecat dari UMNO, ia mendirikan Partai Keadilan Rakyat, sebuah partai oposisi di Malaysia, dan memimpin koalisi oposisi Pakatan Rakyat dan Pakatan Harapan.
Dari 2015 hingga 2018, ia kembali dipidana penjara atas vonis kejahatan seksual lainnya. Ia dibebaskan pada 2018.
Anwar Ibrahim melanjutkan usaha politiknya hingga masuk ke Pemilu 2022 bersama Pakatan Harapan.
Koalisi yang ia pimpin memenangkan kursi terbanyak di parlemen pada Pemilu Malaysia 2022, namun tidak mampu mengusai mayoritas untuk membentuk pemerintahan.
Anwar Ibrahim secara luas dikenal aktif memperjuangkan hak dan kepentingan orang Melayu dan umat Islam.
Sejak 1969 bersama Mahathir Mohammad yang 21 tahun lebih tua darinya, menatang Perdana Menteri Tunku Abdul Rahman.
Tokoh Gerakan Militan Malaysia
Pada tahun 1971 Anwar menerima Ijazah Sarjana Muda di bidang Sastra dari Universiti Malaya. Di kampus Anwar Ibrahim dikenal tokoh gerakan pelajar dan pemimpin yang militan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/soal-penyerahan-jabatan-kepada-anwar-ibrahim-mahatir-mohamad-tak-ada-deadline-spesifik.jpg)