Politik Internasional
Menlu Iran : Konspirasi Asing Hancurkan Iran Telah Digagalkan
Menlu Iran mengklaim negaranya telah menggagalkan konspirasi asing untuk menghancurkan Iran lewat kerusuhan berlarut di negeri itu.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Komentar Abdollahian muncul setelah Presiden Iran Ebrahim Raisi awal bulan ini menuduh AS mencoba mengacaukan Iran dengan mendorong kerusuhan dengan kedok protes yang sah.
Cara itu menggunakan buku pedoman yang digunakan Washington di Libya dan Suriah, dua negara yang terjerumus ke dalam perang saudara.
“AS telah mencoba untuk mengacaukan Iran seperti yang terjadi di Libya dan Suriah, dengan mendorong kerusuhan dan kerusuhan dengan kedok protes yang sah,” kata Presiden Ebrahim Raisi.
Berbicara kepada para peserta kamp akademik Path of Progress yang elite, Presiden Iran mengatakan AS dan musuh Iran berusaha membuat negara tidak aman.
Dia menekankan kerusuhan dan upaya untuk mengganggu negara secara kualitatif berbeda dari protes.
Raisi mengamati perusuh dan mereka yang menciptakan ketidakamanan harus ditangani secara tegas.
AS mendukung kelompok-kelompok oposisi militan di Libya dan Suriah dalam upayanya untuk memaksakan perubahan rezim di negara-negara itu.
Sementara Libya, yang pernah membanggakan standar hidup tertinggi di Afrika, dengan cepat turun ke status negara gagal setelah pembunuhan brutal Muammar Gaddafi.
Presiden Suriah Bashar Assad berhasil bertahan – secara politik dan harfiah – dengan bantuan dari Iran dan Rusia.
Iran juga masuk daftar rezim yang harus digulingkan berdasar kertas kerja yang disusun Jenderal Wesley Clark, tokoh top era Presiden George Bush.(Tribunjogja.com/RussiaToday/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/buntut-konfrontasi-irgc-dengan-al-as-di-laut-oman-iran-gelar-latihan-perang-skala-besar.jpg)