Berita Kulon Progo Hari Ini

Usulan Besaran UMK 2023 di Kulon Progo Dalam Pembahasan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mulai membahas skema penetapan upah minimum kabupaten (UMK) 2023. Usulan besaran UMK 2023

TRIBUNJOGJA.COM/Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Pj Bupati Kulon Progo, Tri Saktiyana saat ditemui usai rakor bersama Mendagri dan Menaker terkait perhitungan penetapan UMK 2023, Jumat (18/11/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mulai membahas skema penetapan upah minimum kabupaten (UMK) 2023.

Usulan besaran UMK 2023 akan dirapatkan dalam pertemuan tripartit pekan depan. 

Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo, Tri Saktiyana mengatakan, jajarannya telah menerima arahan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) terkait formula baru perhitungan penetapan UMK 2023.

Selanjutnya, diminta mempelajari formula baru tersebut. Dikarenakan, ada sedikit perbedaan untuk perhitungan UMK 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Plus Minus Handphone Samsung Galaxy M53 yang Dibekali Dengan Chipset Mediatek Dimensity 900

"Kita diminta untuk mempelajari formula baru ini. Dan mengkoordinasikan dengan data-data yang ada di Badan Pusat Statistik (BPS). Angka-angkanya seperti apa dengan rumusan baru ini. Prinsipnya, upah minimun tidak boleh turun," jelasnya saat ditemui, Jumat (18/11/2022). 

Ia memastikan, UMK 2023 di Kulon Progo ada kenaikan. Hanya, ia belum bisa menyampaikan besarannya. 

"Rencana kenaikan (UMK 2023) pasti. Cuma berapanya belum tahu tergantung rumusan baru. Serta melihat kondisi perekonomian dan perusahaan yang bersangkutan," ucapnya. 

Meski belum sesuai harapan, ia melihat kondisi perusahaan di Kulon Progo mulai ada perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulon Progo, Nur Wahyudi menyampaikan, pengaturan UMK 2023 akan berpedoman pada peraturan menteri tenaga kerja (Permenaker) karena terjadi perubahan formula perhitungan UMK. 

Serta perubahan waktu penetapan upah minimum oleh gubernur. 

Untuk waktu penetapan UMP yang sebelumnya ditetapkan dan diumumkan paling lambat 21 November 2022 diubah paling lambat 28 November 2022.

Sementara, penetapan UMK yang sebelumnya paling lambat 30 November 2022 diundur paling lambat 7 Desember 2022.

Alasan perubahan waktu penetapan UMK 2023 untuk memberikan kesempatan dan waktu yang cukup bagi dewan pengupahan daerah untuk menghitung upah minimum (UM) sesuai formula baru yang diatur dalam Permenaker tentang penetapan UM 2023.

Baca juga: DPC KSPSI Kulon Progo Usulkan Kenaikan UMK 2023 Berkisar 6-10 Persen

"Pekan depan ada rapat pleno antara Dewan Pengupahan, KSPSI dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)," ucapnya. 

Sebelumnya, DPC KSPSI Kulon Progo mengusulkan adanya kenaikan UMK 2023 berkisar 6-10 persen atau Rp 114.250-Rp 190.400.

Dengan usulan tersebut, UMK 2023 di Kulon Progo menjadi Rp 2.018.500-Rp 2.094.700.

Jumlahnya, naik dibandingkan UMK saat ini senilai Rp 1.904.275. (scp) 
 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved