Atap SD Muhammadiyah Playen Ambruk

8 Fakta Ambruknya Atap SD Muhammadiyah Bogor Hingga Memakan Satu Korban Jiwa

Saat para siswa tengah mengikuti pengajian sebelum kegiatan pelajaran dimulai, tiba-tiba atap bangunan sekolah ambruk dan menimpa para siswa

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Polisi memasang garis polisi di lokasi ambruknya atapGedung SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Gunungkidul, Selasa (8/11/2022) 

Menurut informasi yang beredar, FA sempat berupaya melindungi teman-temannya saat atap ambruk.

"Namun FA sendiri akhirnya berakhir di bawah reruntuhan," ujar Agus.

6. Kondisinya Sempat Membaik

FA dalam kondisi tak sadarkan diri saat dibawa ke RSUD.

Meski demikian, kondisinya sempat membaik setelah mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.

Namun malam tadi, kondisinya menurun hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir. FA dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 21.00 WIB.

"Tim medis sudah berusaha semaksimal mungkin," kata Agus.

7. Ayah FA Baru Saja Meninggal

Lurah Ngawu, Wibowo Dwi Jatmiko mengatakan jenazah FA akan dimakamkan di Grogol, Paliyan. Ia akan dimakamkan di sebelah makam ayahnya.

Menurutnya, ayah FA juga belum lama ini meninggal dunia.

FA sendiri diketahui tinggal bersama kerabatnya di Ngawu.

"Kami juga akan membantu proses pemakamannya sampai besok," kata Wibowo.

8. Penyebab Atap Runtuh Masih Diselidiki Polisi

Penyebab ambruknya atap SD Muhammadiyah Bogor hingga saat ini belum diketahui.

Saat kejadian, kondisi cuaca cerah dan tidak ada angin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved