Berita Pendidikan Hari Ini

214 Mahasiswa dari Berbagai Universitas di Dunia Ikuti Summer Course UGM 2022

Semua mahasiswa di bidang kesehatan memulai sejak dini untuk memiliki kesadaran dalam menjaga kesehatan lingkungan.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Peserta summer course dari Belanda mengajarkan cara menggosok gigi kepada siswa di SD Gebangan, Pengasih, Selasa (8/11/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh dunia mengikuti summer course 2022 yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM

Kegiatan dilakukan di Dusun Kroco, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo .

Dengan mengusung tema kesehatan lingkungan untuk mencapai hidup yang lebih sehat. 

Dosen Pembimbing Lapangan Pengasih I Summer Course, Tony Arjuna mengatakan tema yang dipilih menyesuaikan dengan perubahan iklim yang terjadi di seluruh belahan dunia.

Baca juga: Upaya Jamin Masa Depan, 300 Mahasiswa Sekolah Vokasi UGM Ikuti Seminar Literasi Keuangan

Efeknya sangat berpengaruh bagi kesehatan. 

Oleh karenanya, semua mahasiswa di bidang kesehatan memulai sejak dini untuk memiliki kesadaran dalam menjaga kesehatan lingkungan terhadap kualitas dan kesehatan hidup manusia dimanapun berada. 

"Hari ini, di wilayah kerja Puskesmas Pengasih I mereka mendapatkan pelajaran. Contohnya, proses pendidikan kesehatan lingkungan mulai dari personal di SD Gebangan dan Kegiatan Posyandu Kenanga," kata Tony, Selasa (8/11/2022). 

Dari kegiatan ini, mahasiswa yang berasal dari luar negeri mendapatkan pengalaman yang penting.

Dikarenakan, tidak ada kegiatan serupa di negara asalnya.

Sebagai contoh, mereka mendapatkan pengalaman bagaimana penanganan anak sejak dini dari kegiatan di Posyandu.

Dengan begitu, kesehatan anak lebih termonitor.

"Anak diberi makanan tambahan untuk memastikan tumbuh kembang secara sehat, tidak mengalami kekurangan gizi atau stunting," ucapnya. 

Kegiatan diikuti oleh 214 peserta yang terdiri dari 60 mahasiswa UGM dan non-UGM. Serta 154 peserta dari berbagai universitas mitra luar negeri seperti VU Medical Center (Belanda), University of People (California), University of Agriculture Peshawar (Pakistan), University Dhaka Bangladesh, University of Putra Malaysia, Ramathibody, Faculty of Nursing Mahidol University (Thailand) dan Kunming Medical University (China) .

Kepala Puskesmas Pengasih I, Yusniar Ridani memandang keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu Kenanga sangat bagus sekali.

Baca juga: Tim Mahasiswa UGM Kembangkan Produk Olahan Salak Pondoh

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved