Berita Bisnis Terkini
Warga Kapanewon Minggir Sulap Tanaman Mendong Jadi Produk Craft
Dalam sebulan Deriji Craft bisa memproduksi 1.000 produk craft berupa sandal hotel.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memang terkenal dengan beragam tanaman mendong .
Tidak heran, jika wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut dapat menemukan beragam produk UMKM berupa craft dari tanaman mendong .
Satu di antara produk UMKM dari tanaman mendong yang kian eksis hingga kini ialah produk craft milik Dwiyanto bernama Deriji Craft.
Ia mengatakan, walau tidak banyak digandrungi oleh kawula muda, tetapi produk craft miliknya sering mendapatkan pesanan dari instansi pemerintahan, hotel-hotel ternama, hingga beberapa swalayan.
Baca juga: Kisah Warga Klaten yang Raup Jutaan Rupiah dari Pekarangan Rumah untuk Budidaya Lebah Klanceng
"Produksi craft kami sekarang memang tidak sebanyak sebelum pandemi Covid-19. Karena waktu itu banyak sekali ordean dari orang yang mau nikah. Kalau sekarang, paling yang sering pesan dari hotel-hotel," ucapnya kepada awak media di tempat usahanya yang berada di RT 4, RW 12, Padukuhan Plembon, Minggu (6/11/2022).
Walau demikian, dalam sebulan ia bisa memproduksi 1.000 produk craft berupa sandal hotel.
Sebab, produk tersebut menjadi produk best seller di Deriji Craft.
Dwiyanto yang juga menjabat sebagai Dukuh Plembon, mengatakan, bahwa cukup banyak motif produk sandal ia buat dari tanaman mendong .
Hal itu dilakukannya untuk menambah variasi dari produk sandal olahan mendong .
Ia pun mengatakan, pembuatan sandal hotel miliknya tidak lah sulit.
"Sebenarnya bikin sandal dari tanaman mendong itu tidak susah. Karena kalau sudah tahu formatnya ya cuma gitu-gitu saja," tuturnya.
Baca juga: Harga Bonsai dalam Pameran dan Kontes Bonsai Nasional di Magelang Capai Ratusan Juta Rupiah
Pasalnya, usaha yang dirintis sejak 2009 itu, telah ia tekuni secara otodidak.
"Dulu kan kerjaan saya bukan ini. Tapi karena ingin mengembangkan potensi di lingkungan yang ada maka saya belajar secara otodidak untuk membuat craft dari mendong," sambungnya.
Oleh karena itu, dia kerap mengandalkan beberapa tenaga warga RT 4, RW 12, Padukuhan Plembon, untuk membantu sebagian dari proses produksi craft sandal hotel.
"Biasanya, setelah saya beli tanaman mendong yang agak kering lalu saya minta tolong ke tetangga sekitar sini (tempat tinggal Dwiyanto) untuk mengecat dan menganyam mendong ," ucap Dwiyanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Warga-Kapanewon-Minggir-Sulap-Tanaman-Mendong-Jadi-Produk-Craft.jpg)