Update Berita Gunung Merapi
Update Gunung Merapi Jumat 28 Oktober 2022, Aktivitas Landai Pagi Ini, Begini Rinciannya
Aktivitas Gunung Merapi landai, tidak mengeluarkan guguran lava pijar maupun awan panas, Jumat (28/10/2022).
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aktivitas Gunung Merapi landai, tidak mengeluarkan guguran lava pijar maupun awan panas, Jumat (28/10/2022).
Hal itu terlihat dalam pengamatan selama enam jam oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG ) mulai pukul 00.00-06.00 WIB.
Kepala BPPTKG , Agus Budi S mengatakan, secara meteorologi, cuaca cerah, berawan dan mendung.
“Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 12-17 °C, kelembaban udara 69-99 persen dan tekanan udara 834.6-920.4 mmHg,” ujarnya.
Baca juga: Update Gunung Merapi 27 Oktober 2022: Tercatat 6 Kali Gempa Guguran
Secara visual, gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.
Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 20-30 m di atas puncak kawah.
Gempa guguran terjadi sebanyak 8 kali dengan amplitudo 4-11 mm, berdurasi 29-76,3 detik.
Vulkanik dalam terjadi sebanyak lima kali dengan amplitudo 4-5 mm, S-P 0,4-0,8 detik, berdurasi 7,6-8,6 detik.
“Tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini berada di level III atau siaga,” ujarnya.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Baca juga: Spot Wisata di Yogyakarta dengan Pemandangan Gunung Merapi
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Masyarakat diminta agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Masyarakat juga dihimbau agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi .
“Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status Aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” tukasnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Update-Gunung-Merapi-1-Juni-2022-Guguran-Lava-Pijar-Meluncur-2-Kali-ke-Barat-Daya.jpg)