Berita Kota Yogya Hari Ini

Pemkot Yogyakarta Lanjutkan Pengembangan Embung Giwangan 

Upaya pemerataan pembangunan Kota Yogyakarta di sisi selatan ditempuh Pemkot setempat, dengan melanjutkan kembali pengembangan Embung Giwangan.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok Pemkot Yogyakarta
Embung Giwangan, Kota Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Upaya pemerataan pembangunan Kota Yogyakarta di sisi selatan ditempuh Pemkot setempat, dengan melanjutkan kembali pengembangan Embung Giwangan.

Dengan sarana dan prasarana komplet dan menarik, diharapkan Embung Giwangan bisa menjadi magnet pariwisata di pinggiran Kota Pelajar.

Baca juga: Puluhan Komunitas Relawan Gelar Gropyok Sampah di Pantai Trisik Kulon Progo

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, menyampaikan, selaras rencana Pemkot bakal membangun sebuah Taman Budaya, di Embung Giwangan.

Menurutnya, proyek strategis tersebut akan dimulai pada 2023 mendatang, dengan memanfaatkan gelontoran Dana Keistimewaan (Danais) DIY.

"Kami ingin mengungkit Kota Yogya di bagian selatan. Nah, Embung Giwangan bisa menjadi salah satu titik ungkit. Sudah kita susun, tahun depan Pemkot bakal membangun Taman Budaya Kota Yogya di Embung Giwangan ini," ucapnya, Minggu (23/10/2022).

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Taman Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Retno Yuliani menuturkan, pengembangan Embung Giwangan akan berlanjut per 2023.

Dalam proses tersebut, pihaknya bakal membangun Taman Budaya secara bertahap selaras anggaran.

"Pembangunannya masih bertahap, ya, tergantung pendanaan. Pada 2022 tidak ada pembangunan fisik, baru 2023 ada pembangunan," tandasnya.

Ia pun memastikan, pembangunan Taman Budaya di Embung Giwangan mendapat dukungan penuh Danais.

Hanya saja, dirinya belum dapat memberi keterangan terkait besaran anggaran yang dialokasikan, lantaran masih proses berita acara.

Tapi, seusai desain yang disusun, beragam fasilitas siap dihadirkan.

"Mulai 2023 akan dibangun dengan Danais, ya, ada panggung terbuka, ada entrance-nya (pintu masuk), penanda dan lain-lain di sana," kata Retno.

Dijelaskannya, Embung Giwangan dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada 2019 silam.

Namun, Embung Giwangan dibangun pada lahan milik Pemerintah Kota Yogyakarta dan berkokasi di Jalan Tegalturi. 

Embung Giwangan memiliki volume tampungan sekitar 9.210 meter kubik, dengan luas genangan sekitar 4,123 meter persegi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved