Hari Santri 2022
Teks Lengkap Amanat Ketua Umum PBNU Gus Yahya di Hari Santri 22 Oktober 2022
Berikut teks lengkap amanat Ketua Umum PBNU Gus Yahya untuk memperingati Hari Santri 2022 pada Sabtu, 22 Oktober 2022.
Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana | Editor: Joko Widiyarso
Kewajiban generasi inilah untuk mendukung penuh Pemerintah Indonesia dalam kancah global dan membangun Indonesia yang sama-sama kita cintai. Nahdlatul Ulama memelopori R20, sebagai G20 Religion Forum, yang belum pernah ada sebelumnya.
Dalam tiga tahun berturut-turut, G20 dipimpin oleh Indonesia yang mayoritas muslim, dilanjutkan India yang mayoritas Hindu, dan Brasil yang mayoritas Katolik.
Dengan mensinergikan nilai-nilai yang dimiliki agama-agama, hal ini akan menjadi kekuatan penting yang masih relevan untuk menjawab tantangan zaman, bahkan 77 tahun, sejak Resolusi Jihad.
Selain itu, perlu pula meneladani semangat cinta tanah air dengan terus memupuk rasa nasionalisme.
Hal ini dapat dilakukan dengan senantiasa mencintai Tanah Air Indonesia.
Bangga akan bangsa sendiri—tanpa maksud berpikiran chauvinistik—dan menjaga eksistensi bangsa Indonesia secara bersama-sama, tanpa terkecoh dengan politik identitas, yang bisa saja merongrong rasa patriotisme generasi bangsa.
Pantang Mengeluh, Berani Berpeluh
Bersatu Padu, untuk Indonesia Maju
Merawat Jagat, Membangun Peradaban
Baca juga: Sebanyak 1.000 Santri Berkumpul untuk Peringati Hari Santri Nasional di Kota Magelang
Baca juga: Pemkab Kulon Progo Gelar Perlombaan Hari Santri Nasional Pada 16-20 Oktober 2022
Baca juga: 20 Contoh Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2022 dari yang Nasionalis Hingga yang Milenialis
Demikian isi teks lengkap amanat Ketua Umum PBNU Gus Yahya untuk Hari Santri 22 Oktober 2022 dari laman resmi NU. (Tribunjogja.com/ANR)