Berita Sleman Hari Ini
Gebyar Batik Sleman 2022 Resmi Dibuka, Ada Diskon Sampai 30 Persen
Gebyar Batik Sleman 2022 yang dimulai 20- 23 Oktober ini bertujuan untuk mendukung promosi dan pemasaran batik khas Sleman .
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sleman bersama Disperindag Sleman kembali bersinergi dengan perajin batik menyelenggarakan Gebyar Batik Sleman 2022.
Kegiatan selama empat hari dimulai tanggal 20- 23 Oktober ini, bertujuan untuk memperingati hari Batik Nasional sekaligus berkontribusi dalam upaya mendukung promosi dan pemasaran batik khas Sleman .
Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Sleman , Sri Purnomo mengatakan Gebyar Batik Sleman tahun ini berlangsung di tiga tempat.
Yaitu di gedung Dekranasda Sleman , Sleman City Hall (SCH) dan Galeri Upakarti kantor Disperindag Kabupaten Sleman .
Baca juga: Pemkab Sleman Gelar Festival Refleksi Jogja Masa Depan
Selama berlangsungnya kegiatan ini, akan ada diskon menarik sampai dengan 30 persen, bagi pembeli yang datang secara langsung maupun melalui online.
"Jadi kami dorong semua perajin batik di Sleman, agar memberikan diskon khusus, selama empat hari Gebyar Batik Sleman tanggal 20-23 Oktober," kata Sri Purnomo, saat membuka acara ini di Gedung Dekranasda, Jalan Magelang, Tridadi, Kabupaten Sleman , Kamis (20/10/2022).
Sri Purnomo mengatakan, jumlah perajin batik di Bumi Sembada banyak sekali.
Bahkan, tiap Kapanewon memiliki sentra masing-masing.
Karena itu, Dekranasda Sleman bekerjasama sejumlah pihak menginisiasi Gebyar Batik.
Tujuan khusus gelaran ini untuk mendukung secara berkelanjutan penetapan DIY oleh World Craft Council (WCC) sebagai kota batik dunia.
Kemudian, sebagai sarana promosi sekaligus menjual batik khas Sleman sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat setelah terdampak pandemi Covid-19.
Dalam kesempatan itu, Sri Purnomo juga mendorong kepada perajin batik khas Sleman agar mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi.
Sebab, promosi di media sosial sangat efisien, murah dan mudah.
Semua orang bisa melihat.
Mungkin hari ini belum membeli tetapi bisa saja dikemudikan hari tertarik membeli.
Apalagi, kata dia, motif batik Sinom Parijotho Salak yang merupakan kebanggaan Sleman ini diminati hingga luar daerah.
Baca juga: Festival Batik 2022, Upaya Kembangkan Potensi IKM Hingga Pelestarian Warisan Budaya
Bahkan, ia sering melihat batik khas Sleman dipakai beberapa orang di Jakarta yang tampil di acara Televisi nasional.
"Harapannya batik ( Sleman ) ini bisa membumi. Dengan bermacam trik, mulai dari pameran maupun promosi di beberapa tempat, sehingga transaksi bisa semakin banyak dan sustainable, berkelanjutan," harap dia.
Ketua Panitia Penyelenggara Gebyar Batik Sleman 2022, Asikhah Eko Putranti mengatakan, ada ratusan perajin batik dengan beragam karya di Bumi Sembada.
Namun di Gedung Dekranasda Sleman hanya menampilkan 90 karya batik terpilih hasil kurasi dari 41 perajin, baik kelompok maupun perorangan.
Karya tersebut dipamerkan tiap hari dari pagi hingga sore. Ia mengajak masyarakat untuk datang berkunjung.
"Dengan senang hati, masyarakat silakan datang dan berbelanja," kata dia.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Gebyar-Batik-Sleman-2022-Resmi-Dibuka-Ada-Diskon-Sampai-30-Persen.jpg)