Pelantikan Gubernur dan Wagub DIY
Siapa Gubernur DIY 2022-2027 yang Dilantik Jokowi? Ini Profil Lengkap Sri Sultan Hamengku Buwono X
Siapa Gubernur DIY 2022-2027? Mari kita simak profil lengkap Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sri Sultan Hamengkubuwono X ditetapkan lagi menjadi Gubernur
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Hari ini, Senin (10/10/2022), Gubernur dan Wakil Gubernur DIY dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Prosesi disiarkan secara langsung di YouTube Sekretariat Presiden.
Pelantikan tersebut diawali dengan kirab oleh Jokowi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.
Siapa Gubernur DIY 2022-2027? Mari kita simak profil lengkap Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Sri Sultan Hamengkubuwono X ditetapkan lagi menjadi Gubernur DIY periode 2022-2027.
Sultan lahir dengan nama kecil Bendara Raden Mas (BRM) Herjuno Darpito dan lahir di Yogyakarta, pada 2 April 1946.
Ia merupakan anak laki-laki tertua dari Sultan Hamengkubowono IX dengan istri keduanya bernama RA Siti Kustina (BRA Widyaningrum/KRA Widyaningrum/RA Adipati Anum).
Diketahui, Sultan Hamengkubuwono IX tidak pernah memiliki permaisuri resmi.
Semenjak kecil Sultan hidup dan tumbuh besar di Yogyakarta. Dia tumbuh menjadi pribadi yang sangat dekat dengan kota dan rakyatnya.
Setelah dewasa, dia ditunjuk menjadi Pangeran Lurah atau yang dituakan di antara semua pangeran di Keraton Yogyakarta.
Oleh ayahandanya, Sultan diberi gelar Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Mangkubumi.
Alhasil, Sultan menjadi salah satu anak dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang banyak diminta untuk membantu tugas-tugas ayahnya.
Baca juga: Mengapa Raja Keraton Yogyakarta Otomatis Jadi Gubernur DIY? Ternyata, Ini Alasannya
Dia pun terbiasa mengurusi berbagai urusan di pemerintan saat Sri Sultan Hamengku Buwono IX menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia.
Tak hanya urusan pemerintahan, KGPH Mangkubumi juga aktif dalam berbagai organisasi.
Mulai dari Ketua Umum Kadinda DIY, Ketua DPD Golkar DIY, Ketua KONI DIY hingga Presiden Komisaris PG Madukismo.
Setelah Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono IX wafat pada 1988, KGPH Mangkubumi kemudian menjadi calon untuk menjadi Sultan berikutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Potret-Sri-Sultan-Hamengku-Buwono-X.jpg)