Puluhan Pelaku UMKM di Sleman Dilatih Pemasaran Digital 

Pelatihan berbasis digital ini mendapat animo dan respon baik dari pelaku UMKM di wilayah Sleman

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Anggota Komisi D DPRD DIY, Syukron Arif Muttaqin bersama Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Diskominfo DIY, Rahmat Sutopo saat menggelar pelatihan UMKM berbasis digital di Aula Lantai II Balai Kalurahan Tlogoadi, Kamis (6/10/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Sleman mendapat pelatihan berbasis digital.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan  Informatika (Diskominfo) DIY bekerjasama dengan Anggota Komisi D DPRD DIY, Syukron Arif Muttaqin ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan sekaligus ilmu kepada pelaku UMKM agar bisa memanfaatkan digital untuk mendukung Usaha bisnisnya. 

"Harapannya, setelah mendapatkan ilmu ini, nanti dapat dipraktekkan. Bisa untuk mendukung bisnis. Karena ranah digital hari ini sangat potensial. Murah, efektif dan cukup dengan ilmu saja. Dengan begitu, bisa meningkatkan omset dan mengembangkan bisnis usaha para pelaku UMKM," kata Syukron, di sela pelatihan berbasis digital di Aula Lantai II Balai Kalurahan Tlogoadi, Kamis (6/10/2022).

Pelatihan berbasis digital ini mendapat animo dan respon baik dari pelaku UMKM.

Terbukti, jumlah peserta yang mendaftar cukup banyak.

Namun, karena kuota terbatas hanya 20 orang yang sementara dilatih.

Sementara lainnya akan diikutsertakan pada pelatihan berikutnya.

Syukron mengungkapkan, selama ini pihaknya sangat konsen terhadap pengembangan pelaku UMKM di DIY.

Sebab, dua tahun ini terdampak pandemi covid-19 sehingga dengan adanya pelatihan, selain bisa bersaing di ranah digital mereka diharapkan juga lebih cepat bangkit. 

"Kami memang dorong kegiatan banyak berbasis UMKM, sehingga mereka bisa cepat bangkit dan bisa mendukung perekonomian DIY," harap dia. 

Pelatihan ini mengundang dua praktisi digital untuk menjadi pemateri. Yaitu, Oka Fahreza (influencer) dan Bima Adhitya (fotografer).

Oka banyak berbicara soal platform Instagram yang dinilai saat ini paling efisien, efektif dan murah untuk mempublikasikan produk.

Para peserta diajari bagaimana membuat konten dengan caption dan hastag menarik sehingga ketika seseorang melihat tampilan postingan akan merasa tergiur membeli. 

Sekali posting memang terkadang tidak langsung ada yang membeli.

"Trik-nya adalah konsisten untuk membuat konten," kata Oka. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved