Pelajari Operasional Bank Pangan, Delegasi Regional Technical Workshop FLW G20 Kunjungi FOI

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik pengelolaan potensi food waste yang telah dilakukan oleh Foodbank of Indonesia sebagai bank pangan

Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Delegasi Regional Technical Workshop FLW G20 mengunjungi mitra penerima manfaat FOI, yaitu TK Negeri 3 

Foodbank of Indonesia di Yogyakarta merupakan salah satu bank pangan daerah yang telah beroperasi sejak tahun 2017 untuk menyelamatkan makanan berlebih bekerja sama dengan berbagai pihak.

FOI menyampaikan bahwa bank pangan memiliki peran penting untuk mengatasi kerawanan pangan dan gizi.

“Bank pangan yang dipelopori perempuan bisa menjadi solusi mengatasi kerawanan pangan dan gizi. FOI mendorong terbentuknya jaringan bank pangan hingga tingkat kecamatan yang menyimpan pangan lebihan industri dan keluarga serta dari sumber-sumber sekitar komunitas masyarakat. Sampah makanan bernilai 330 triliun yang kita hasilkan selama ini, dapat digunakan untuk mengatasi kerawanan pangan dan gizi melalui
bank pangan di seluruh pelosok Indonesia,” M. Hendro Utomo, Founder FOI.

Pihak swasta atau dunia bisnis juga berperan penting dalam upaya mengurangi kemubaziran pangan dan memerangi kelaparan.

Sejak Tahun 2018, FOI berkolaborasi dengan PT Lion Super Indo sebagai perusahaan ritel dan JNE Express sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik dalam mengurangi kemubaziran pangan.

Selama 32 tahun JNE hadir dengan semangat berbagi sesuai prinsip pendiri JNE, Alm. H. Soeprapto Soeparno yaitu Berbagi, Memberi, dan Menyantuni.

Distribusi bantuan pangan ini merupakan bentuk komitmen JNE untuk terus memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat sehingga JNE akan selalu dapat mengantarkan kebahagiaan ke seluruh Indonesia, sesuai
tagline “Connecting Happiness”.

JNE telah membantu menyelamatkan dan mengantarkan makanan kepada orang-orang yang mengalami kelaparan.

“Sejak berkolaborasi dengan FOI selama 2018 hingga 2022, JNE telah berhasil menyelamatkan lebih dari 591 ton makanan berlebih di seluruh Indonesia. Sesuai tagline JNE Connecting Happiness, JNE berharap akan terus mengantarkan makanan berlebih dari retail untuk masyarakat yang membutuhkan, yaitu anak-anak dan lansia,” ujar Kurnia Nugraha, Head of Media Relations JNE Express.

Selama lebih dari 4 tahun, PT Lion Super Indo telah mempraktikkan pencegahan kemubaziran pangan dengan mendonasikan makanan berlebih kepada FOI untuk mengurangi kelaparan dan menekan krisis iklim.

Super Indo terus berkomitmen untuk mencapai bisnis berkelanjutan yang bertanggung jawab.

"Sebagai jaringan supermarket nasional terkemuka di Indonesia, Super Indo berkomitmen untuk menjalankan kegiatan bisnis dan operasional dengan menerapkan prinsip berkelanjutan, salah satunya adalah bagaimana kami menangani sampah makanan yang timbul dari kegiatan operasional,"kata Yuvlinda Susanta, General Manager of Corporate Affairs Sustainability PT Lion Super Indo.

Kerjasama Super Indo dengan Foodbank of Indonesia telah berjalan dari tahun 2018.

" Dimana kami mendonasikan produk makanan berlebih di gerai yang masih layak dikonsumsi untuk kemudian dijadikan bahan pangan di dapur pangan Foodbank of Indonesia. Dari awal kolaborasi, kami telah berhasil menyelamatkan dan mendonasikan kurang lebih 632 ton,"ungkapnya.

" Tentunya kami tidak akan berhenti sampai di sini, kami akan berjalan bersama FOI untuk terus memberikan akses pangan yang baik dan layak bagi masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved