Berita Sleman Hari Ini

Warga Sleman yang Terdampak Dua Kali Pembebasan Lahan Jalan Tol Yogya-Bawen Diminta Tidak Resah

Dalam prosesnya, ada warga yang terdampak di pengadaan lahan tahap satu kemudian terdampak lagi di pengadaan lahan tahap kedua.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ahmad Syarifudin
Gambar peta proyek jalan Tol Yogya-Bawen 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pembangunan Jalan Tol Yogya-Bawen di Seksi 1 (Juction Sleman - Simpang Susun Banyurejo) membutuhkan tambahan lahan sekira 750 bidang (23,3 hektare) karena ada review design seputar Selokan Mataram yang merupakan cagar budaya.

Dalam prosesnya, ada warga yang terdampak di pengadaan lahan tahap satu kemudian terdampak lagi di pengadaan lahan tahap kedua.

Padahal berkas sudah masuk di tahap satu. Mengenai hal ini, warga diminta tidak resah. 

Baca juga: Susunan Pemain PSS Sleman Vs Persita Tangerang: Mychell Chagas Jadi Andalan di Lini Depan

PPK Pengadaan Lahan Jalan Tol Yogya-Bawen, M. Mustanir mengamini memang ada sebagian warga yang terdampak pembebasan lahan tahap satu kemudian terdampak lagi rencana pengadaan lahan tahap kedua.

Berkas pengadaan lahan Jalan Tol Yogya-Bawen tahap satu menurut dia telah diserahterimakan dari Badan Pertanahan Nasional kepada dirinya.

Karena itu, sejak dua minggu lalu berkas tersebut telah mulai dipilah.

"Yang dulu terkena sebagian, kemudian sekarang terkena lagi, ini baru kita mohonkan untuk pemisahannya di BPN Sleman," kata dia, Kamis (29/9/2022). 

Mustanir meminta warga tidak perlu khawatir. Sebab, pihaknya sudah memegang data inventarisasi maupun identifikasi warga terdampak.

Sehingga bagi warga yang sebelumnya telah terdampak di pengadaan tanah tahap satu maka tidak perlu lagi mencantumkan data baru.

Namun demikian, ketika nanti memasuki tahapan pelepasan atau pembayaran uang ganti kerugian maka berkas pemisahan tanah yang rencananya bulan ini diajukan ke BPN Sleman seharusnya sudah selesai. 

"Jadi nanti dilepaskan lagi, sebagian itu ke kita," kata dia. 

Diketahui, rencana pengadaan tanah tahap dua, sebanyak 750 bidang sudah memasuki tahap persiapan yang ditandai dengan sosialisasi kepada calon warga terdampak.

Tahapan selanjutnya, adalah konsultasi publik yang rencananya akan dimulai pada awal Oktober 2022 ini. 

Baca juga: AMPPY Temukan Dugaan Pungli di SMK Negeri 6 Yogyakarta: Rerata Diminta Rp 4,2 Juta, Ini Kata Sekolah

Mustanir menjelaskan, ketika izin penetapan lokasi (IPL) pengadaan tanah tahap dua ini sudah adendum dikeluarkan oleh Gubernur maka tahapan berikutnya dilakukan pengukuran, inventarisasi maupun identifikasi.

Mulai dari Bangunan hingga tanaman di lahan terdampak. 

"Kalau tidak ada sanggahan langsung diadakan appraisal. Kemudian  musyawarah (ganti rugi), lalu pembayaran. Jadi tahapannya dari awal lagi," kata Mustanir.

Menurut dia, proses pengadaan lahan Jalan Tol Yogya-Bawen tahap dua ini bisa berjalan beriringan dengan penyelesaian pengadaan tanah tahap pertama yang kini sudah mencapai 95 persen. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved