Berita Bisnis Terkini

Berikan Banyak Kemudahan, BPJS Kesehatan Sleman Minta Peserta Unduh Mobile JKN

Peserta dapat mengakses info faskes, info ketersediaan tempat tidur, pendaftaran peserta baru, info iuran, pendaftaran antrean, dan konsultasi dokter.

internet
Logo BPJS Kesehatan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai upaya memberikan layanan kesehatan yang komprehensif kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ), BPJS Kesehatan memberikan berbagai kemudahan layanan melalui aplikasi Mobile JKN

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman , M. Idar Aries Munandar mengatakan saat ini ada 18 menu yang bisa dimanfaatkan oleh peserta JKN.

Mulai dari info faskes, info ketersediaan tempat tidur, pendaftaran peserta baru, info iuran, pendaftaran antrean, hingga konsultasi dokter. 

Ia pun mengimbau peserta untuk mengunduh aplikasi Mobile JKN .

Baca juga: Tunggakan Capai Rp79 Miliar, BPJS Kesehatan Cabang Sleman Minta Peserta Manfaatkan Program Rehab

Selain informasi kepesertaan, peserta juga bisa melakukan skrining kesehatan.

Dengan begitu, paling tidak peserta bisa mengetahui kondisi kesehatannya. 

"Bagi peserta yang mengunduh aplikasi Mobile JKN akan muncul notifikasi pengisian skrining atau peserta dapat proaktif, langsung memilih fitur Skrining Riwayat Kesehatan bagi peserta," katanya, Rabu (28/09/2022). 

"Skrining Riwayat Kesehatan perlu dilakukan karena untuk mengetahui sedini mungkin risiko penyakit sepert Diabetes Mellitus, Hipertensi, Ginjal Kronik dan Jantung Koroner sehingga dapat dicegah sebelum terjadinya penyakit," sambungnya. 

Tak hanya itu, peserta yang menunggak 4-24 bulan dapat mencicil tunggakan melalui fitur Rehap atu rencana pembayaran iuran bertahap.

Selain mendaftar melalui aplikasi Mobile JKN, peserta juga bisa mengakses Care Center 165. 

"Setelah mendaftar Program Rehab di aplikasi Mobile JKN, peserta akan diberikan informasi mengenai simulasi program. Tagihan iuran yang akan dibayar otomatis berubah sesua dengan besaran simulasi. Kepesertaan aktif kembali jika seluruh tunggakan dan iuran bulan berjalan telah selesai dibayarkan oleh peserta," ujarnya.

Baca juga: Komitmen Tingkatkan UHC, Pemkab Sleman Jalin Kerjasama Dengan BPJS Kesehatan

Berbagai inovasi layanan ini sejalan dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program JKN .

Inpres tersebut menjadi titik awal penguatan kolaborasi BPJS Kesehatan dengan 30 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk meningkatkan sinergi dalam penyelenggaraan Program JKN .

BPJS Kesehatan telah melakukan integrasi data kepesertaan dengan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri sehingga saat ini peserta dapat mengakses pelayanan JKN hanya dengan menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) saja.

"Berbagai inovasi kami lakukan untuk memberikan kemudahan dan kepastian layanan bagi peserta. Dengan Inpres 1 Tahun 2022, kami berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta terus memudahkan proses pendaftaran, pembayaran iuran pelayanan informasi hingga pelayanan kesehatan bagi seluruh peserta JKN," tutupnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved