Berita Sleman Hari Ini

BLT BBM di Sleman Telah Tersalurkan 96 Persen 

Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Sosial melaporkan bahwa penyaluran bantuan langsung tunai, bahan bakar minyak (BLT BBM) dan bantuan sembako

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Sosial melaporkan bahwa penyaluran bantuan langsung tunai, bahan bakar minyak (BLT BBM) dan bantuan sembako di Bumi Sembada telah mencapai 96,87 persen.

Jumlah realisasinya, hingga 25 September, tercatat sudah 88,054 penerima dari total jumlah alokasi sebanyak 90,900 penerima. 

"Masih tersisa 2,846. Kondisi ini per-tanggal 25 September 2022," kata Kepala Dinas Sosial Sleman, Eko Suhargono, Senin (26/9/2022). 

Baca juga: Bahas Arah Dukungan di Pilpres 2024, Relawan Anies Baswedan Sambangi Kantor Partai Ummat DIY

Jumlah alokasi penerima bantuan BLT BBM di Kabupaten Sleman ini bertambah dari sasaran sebelumnya.

Semula, bantuan ini akan menyasar 86,578 penerima. Namun, kata Eko, ada tambahan sekira 4 ribuan penerima. 

Jadwal penyaluran bantuan tersebut dilakukan oleh PT Pos. 

Dalam proses penyaluran, ada tiga Kapanewon yang jumlah realisasinya telah mencapai lebih dari 98 persen. Meliputi Kapanewon Seyegan, dari jumlah alokasi 7,625 telah tersalurkan 7,025 atau 98.40 persen.

Masih tersisa 122 penerima. Kemudian, Kapanewon Tempel dari alokasi 6,791 telah tersalurkan 66,77 atau 98.32 persen.

Masih tersisa 114 penerima. Selanjutnya, Kapanewon Cangkringan dari alokasi 3,481 telah tersalurkan 3,443 atau 98.91 persen. Masih tersisa 38 penerima. Mereka yang belum menerima bantuan akan disalurkan di rumahnya. 

"Kecuali yang sudah pindah," kata Eko. 

Diketahui, program penebalan bantalan sosial untuk meringankan beban masyarakat ini mulai dicairkan bagi warga Sleman sejak Jumat (9/9/2022).

Kasi Pemberdayaan Sosial, Dinsos Sleman, Feri Istanto sebelumnya mengatakan program BLT BBM disalurkan melalui PT Pos untuk 4 bulan. Tiap bulan warga penerima manfaat mendapatkan Rp 150 ribu.

Baca juga: Polres Magelang Kota Buru Pelaku Perampasan Motor dan Handphone Milik Suporter Persitema Temanggung

Tetapi dalam penyalurannya, warga langsung menerima per-dua bulan sekali senilai Rp 300 ribu, kemudian dibarengkan dengan program bantuan sembako Rp 200 ribu.

"Per dua bulan Rp 300 ribu plus bantuan sembako Rp 200 ribu. Jadi penerima menerima uang tunai Rp 500 ribu," kata Feri.

Distribusi penyaluran dilakukan melalui komunitas di lokasi yang telah ditentukan PT Pos. Apabila warga penerima bantuan berhalangan hadir maka selang sehari berikutnya akan difasilitasi agar mengambil bantuan di kantor pos terdekat di tingkat Kapanewon.

Jika masih ada warga yang tidak bisa hadir karena disabilitas atau pertimbangan lain, maka dari pihak Kalurahan akan mengirim laporan dan akan difasilitasi melalui layanan antar. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved