Tips dan Cara Mudah Menjaga Kesehatan Ginjal, Hindari 3 Jenis Asupan Ini

Demi menjaga kesehatan ginjal seseorang, maka perlu menghindari 3 makanan dan minuman yang dapat mengganggu kerja ginjal.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
net
Ilustrasi organ ginjal 

Tribunjogja.com - Ginjal merupakan salah satu organ vital tubuh. Fungsi ginjal adalah sebagai alat membersihkan darah dari senyawa beracun pada tubuh, sebelum akhirnya dialirkan ke seluruh tubuh. 

Zat-zat beracun itu akan dibuang lewat urine. Adapun ginjal berada di kedua sisi tubuh bagian belakang atas atau lebih tepatnya di bawah tulang rusuk manusia.

Menjaga kesehatan ginjal sangatlah penting dilakukan. Sebab jika ginjal kita mengalami kerusakan, maka akan menyebabkan penyakit ginjal yang tentu akan sangat mengganggu proses-proses dalam tubuh.

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya, Ira Purnamasari menjelasakan, apabila ginjal mengalami gangguan, maka organ tubuh lainnya juga akan merasakan dampaknya.

Menurut Ira, demi menjaga kesehatan ginjal seseorang, maka perlu menghindari 3 makanan dan minuman yang dapat mengganggu kerja ginjal.

Pertama yang harus dihindari adalah garam Natrium. Garam natrium biasanya digunakan dalam penyedap masakan. Garam natrium ini, kata dia, berperan dalam berbagai fungsi fisiologis tubuh, salah satunya yakni pengaturan keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh.

WHO merekomendasikan untuk mengonsumsi garam natrium kurang dari 2 gram per hari sebagai upaya preventif terhadap penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan akibat kelebihan mengonsumsi garam. Akan tetapi pada kenyataannya seseorang mengonsumsi garam lebih dari itu setiap harinya.

Baca juga: Jangan Sembarang Minum, Ini Suplemen Herbal yang Harus Dihindari Penderita Ginjal

Kelebihan mengonsumsi garam, sebut dia, dapat meningkatkan jumlah natrium dalam sel, sehingga dapat mengganggu keseimbangan cairan, pembuluh darah arteri akan menyempit, mengakibatkan jantung harus memompa darah lebih kuat. Kejadian ini, bilang dia, akan mengakibatkan tekanan darah meningkat atau yang sering disebut hipertensi.

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

 

"Hipertensi yang tidak terkontrol menyebabkan pembuluh darah arteri di sekitar ginjal menyempit, melemah, dan mengeras. Pembuluh darah arteri yang rusak ini tidak mampu menyuplai cukup darah ke ginjal.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved