Berita Klaten Hari Ini

Rp 200 Miliar Disiapkan untuk Jalur Sepeda di Tol Yogyakarta-Solo, Wabup Klaten: Ada Respon Positif

Usulan pembangunan jalur sepeda kayuh di sisi jalan tol Yogyakarta-Solo pada seksi 1 dikabarkan mendapat respon positif dari pihak kementerian.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Seorang pengendara sepeda motor saat melintas di sekitar proyek jalan tol Yogyakarta-Solo di Desa Kadirejo, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Usulan pembangunan jalur sepeda kayuh di sisi jalan tol Yogyakarta-Solo pada seksi 1 dikabarkan mendapat respon positif dari pihak kementerian.

Bahkan, pemerintah pusat dikabarkan sudah menyiapkan dana segar Rp 200 miliar untuk membangun jalur sepeda pada seksi 1 jalan tol Yogyakarta-Solo itu.

"Kelihatannya ada respon positif ya, kemarin sudah ada informasi kalau biayanya sekitar Rp 200 miliar," ujar Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya pada TribunJogja.com, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Polda DIY Berikan Bantuan Sembako dan Peralatan Keamanan pada Warga Padukuhan Kwagon Godean

Menurut Yoga, jalur sepeda itu tidak akan bersinggungan dengan jalur utama jalan tol Yogyakarta-Solo, pasalnya jalur sepeda bakal dibangun di sisi jalan tol dengan jalur khusus.

Jalur sepeda itu dibangun dengan lebar sekitar 5 meter.

Ia melanjutkan, jika pembangunan jalan sepeda itu terealisasi maka akan berdampak bagi sektor pariwisata di daerah tersebut.

Apalagi, jalur sepeda bakal terhubung dengan rest area yang ada di seksi 1 jalan tol Yogyakarta-Solo.

Selain itu, lanjut Yoga, pihaknya juga menyiapkan even-even wisata semisal sepeda santai di ruas jalan tol dan sejenisnya untuk mendongkrak kunjungan wisata di daerah itu.

Sementara itu, Direktur Lahan dan Utilitas PT Jogja-Solo Marga Makmur (PT JMM), M. Tilawatil Amin mengatakan jika untuk membangun jalut sepeda di jalan tol Yogyakarta-Solo memang harus mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.

Namun usulan yang berasal dari pemerintah daerah itu, lanjut dia sejauh ini direspon positif oleh pemerintah pusat.

"Secara lisan sudah ada respon positif, nanti ini dikaji dahulu oleh pemerintah pusat," imbuhnya.

Baca juga: Omzet Pengusaha Sate Kambing Turun Setelah Ada Proyek Pembangunan Jembatan yang Tutup Akses Jalan

Ia mengatakan, pembangunan proyek jalan tol itu memiliki sejumlah bagian, mulai dari bagian utama, pinggir dan pembatas yang bersentuhan dengan tanah warga.

Nantinya, posisi jalur sepeda yang dibangun akan berada di sisi paling luar dan dekat dengan pembatas dengan tanah warga.

Jalur sepeda itu juga berdiri di antara dua pagar yang berbatasan dengan main road dan tanah warga.

"Jalan tol kan ada main road-nya terus pinggirnya, nah batas paling kiri dengan warga itu biasanya ada tembok atau kawat berduri," jelasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved