Berita Kota Yogya Hari Ini

INSPIRATIF, Menengok Pengolahan Sampah Organik Lewat Budidaya Maggot di Tegalrejo Kota Yogyakarta

Salah satunya, langkah Forum Komunikasi Winongo Asri (FKWA) yang mengandalkan metode budidaya maggot untuk mengolah sampah organik di Kelurahan Kricak

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Azka Ramadhan
Salah satu petugas Kandang Maggot Jogja tengah mempersiapkan magggot yang sudah siap panen, di Kricak, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Rabu (21/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Permasalahan sampah seakan menjadi sengkarut yang tidak berujung di Kota Yogyakarta.

Namun, perlahan tapi pasti, warga masyarakat mulai menunjukkan kepedulianya dalam pengelolaan sampah secara mandiri, sekaligus mereduksi buangan menuju TPA Piyungan.

Salah satunya, langkah Forum Komunikasi Winongo Asri (FKWA) yang mengandalkan metode budidaya maggot untuk mengolah sampah organik di Kelurahan Kricak, Kemantren Tegalrejo.

Baca juga: Temuan Kerangka Terkubur Posisi Duduk di Godean, Polisi: Sudah Ada 2 Warga Kehilangan Keluarga

Meski baru berjalan satu tahun, aktivitas itu bisa menekan pembuangan 2 ton sampah organik per hari.

"Jadi, untuk sampah anorganik bisa dialokasikan ke bank sampah, sementara untuk yang organik kami yang tampung. Kalau sebelumnya kan sampah organik kurang terkelola. Padahal, 60 persen sampah yang diroduksi itu organik, ya," tandas Ketua FKWA, Endang Rohjiani, Rabu (21/9/2022).

Dijelaskannya, dalam proses budidaya tersebut, pihaknya lebih dulu menampung sampah organik warga, berupa sisa makanan, atau sampah dedaunan.

Kemudian, sampah pun harus dicacah, serta dihaluskan, agar mudah diserap oleh maggot yang sudah ditempatkannya di ruang khusus.

Mengenai efektivitasnya, Endang mengatakan, per 10 ribu maggot bisa mengurai sampah organik hingga sebanyak dua kilogram dalam waktu 24 jam.

Dengan asupan yang optimal, maggot yang dibudidayakan pun otomatis tumbuh dengan kualitas apik, serta kaya protein untuk pakan ternak.

"Bahkan, insentif dari hasil budidaya ikan dan ayam dengan pemanfaatan maggot sebagai pakan organik ini, sanggup mereduksi biaya pakan sampai 40-60 persen. Lalu, selain itu, kasgot (bekas maggot) juga bisa digunakan sebagai pupuk yang bagus untuk lahan pertanian," tandasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved