Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Bupati Halim Budaya Tosan Aji Wujud Kemajuan Peradaban Leluhur Nusantara

Kabupaten Bantul dipilih menjadi tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Agung Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji (Senapati) Nusantara Mas #2.

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih bersama para tokoh budaya dan sejarah pemerhati tosan aji nusantara. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kabupaten Bantul dipilih menjadi tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Agung Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji (Senapati) Nusantara Mas #2 di Hotel Ros In, Sewon, Sabtu (17/9/2022) lalu.

Baca juga: Bupati Abdul Halim: Berdemokrasilah yang Elegan dan Modern

Baca juga: Bupati Abdul Halim Kunjungi Pasar Lawas Mataram untuk Dukung Pelestarian Budaya

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, yang hadir pada acara tersebut mengungkapkan, bahwa Bantul ditetapkan menjadi gerbang budaya Mataram di Ngayogyakarta Hadiningrat. Hal ini karena peradaban Mataram, saat itu, berkembang di wilayah Bantul, misalnya di kawasan Jagalan Banguntapan, Pleret, dan Imogiri.

"Dengan latar belakang sejarah dan riwayat seperti ini, maka tentu masyarakat menerima tuntutan sejarah, bagaimana melestarikan budaya adiluhung yang diwariskan oleh leluhur kita," ujar Abdul Halim.

“Semoga Musyawarah Agung ini menjadi salah satu wahana dalam upaya kita bersama melestarikan budaya tosan aji, yang menunjukkan bagaimana kemajuan peradaban leluhur nusantara di dalam ilmu logam. Selain itu, dengan pameran dan bursa keris saya harapkan akan menggeliatkan roda perekonomian,” sambung Bupati Abdul Halim Muslih.

Pada musyawarah tersebut, hadir tokoh-tokoh pemerhati budaya dan sejarah, serta para pelestari tosan aji dari seluruh nusantara. Hasto Kristiyanto, Sekjen Senapati Nusantara mengungkapkan, bahwa organisasi ini tumbuh secara organik dengan spirit anggota-anggotanya, tanpa adanya campur tangan pemerintah.

Selain musyawarah dalam penyusunan kepengurusan, dari kegiatan ini juga diharapkan dapat memunculkan program-program yang inovatif untuk pelestarian tosan aji di nusantara. Sebagai rangkaiannya, acara juga dimeriahkan dengan hadirnya 130 stand bursa keris. Dikesempatan ini pula ditampilkan 77 koleksi keris terbaik dari para kolektor. (ayu)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved