Berita Sleman Hari Ini

Memberdayakan Petani Milenial

Melalui tulisan ini saya ingin mengajak para pengelola perguruan tinggi di Sleman untuk berperan secara aktif dalam pemberdayaan petani milenial

Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa 

Oleh Wakil Bupati Sleman

Danang Maharsa, SE

Belum lama ini Pemerintah Kabupaten Sleman melantik kepengurusan sejumlah kelompok petani milenial.

Pembentukan kelompok-kelompok petani milenial merupakan bagian dari pelaksanaan program Kementerian Pertanian dalam usaha menjaga kelestarian usaha pertanian.

Petani milenial adalah petani yang berusia 19–39 tahun dan atau petani yang adaptif terhadap teknologi digital.

Definisi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian nomor 4 Tahun 2019 tentang Pedoman Gerakan Pembangunan Sumber Daya Manusia Pertanian Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045.

Dari definisi tersebut dapat diketahui bahwa hal utama yang membedakan petani milenial dengan petani “biasa” terletak pada karakternya yang adaptif terhadap teknologi digital.

Predikat “milenial” diterjemahkan dengan kemampuan memanfaatkan teknologi digital guna menunjang usaha pertanian, baik pada usaha hulu, usaha tani, agroindustri, pemasaran, maupun jasa penunjang.

Artinya para petani milenial didorong menjadi penggerak kemajuan usaha pertanian secara luas dengan memanfaatkan teknologi digital.

Teknologi digital harus dipahami dalam arti luas, bukan sekadar aplikasi pemasaran.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved