Berita DI Yogyakarta Hari Ini
Manajemen Baru Malioboro Mall dan Hotel Ibis Carikan Solusi Terbaik bagi Pekerja
Manajemen yang baru bersikap terbuka atas segala masukan maupun keluhan dari pihak pekerja.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemda DIY menunjuk PT Setia Mataram Tritunggal sebagai pengelola baru Malioboro Mall dan Hotel Ibis Malioboro .
Penunjukan itu dilakukan setelah kontrak PT Yogya Indah Sejahtera atau PT YIS selaku perusahaan pengelola aset berakhir pada tanggal 12 September 2022 lalu.
Perpindahan manajemen ini berujung pada kekhawatiran ratusan karyawan Hotel Ibis Yogyakarta dan Malioboro Mall yang harus mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dari manajemen lama.
Juru Bicara PT Setia Mataram Tri Tunggal, Surya Ananta mengatakan, di masa pergantian manajemen beberapa waktu lalu, pihaknya mengklaim telah bertemu dengan perwakilan pekerja Malioboro Mall maupun Hotel Ibis untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan tersebut.
Baca juga: Ratusan Pegawai Hotel Ibis dan Mall Malioboro Kena PHK, Ini Kata Sri Sultan Hamengku Buwono X
Pemda DIY disebut turut melakukan mediasi dan memfasilitasi pertemuan agar proses peralihan berjalan lancar.
Dalam pertemuan itu juga dibahas terkait nasib pekerja di bawah naungan manajemen yang baru.
"Seperti pada umumnya, karyawan umumnya kan seperti itu (melalui rekrutmen), silakan menghubungi tim yang kami sudah tunjuk. Teman-teman (pekerja) juga pada tahu. Jadi sebenarnya menurut saya tinggal dijalankan saja," terang Surya, Rabu (14/9/2022).
Namun, Surya tak bisa memberi kepastian apakah seluruh karyawan yang di PHK tersebut akan dipekerjakan kembali di bawah naungan manajemen baru.
Baca juga: PHRI DIY Berharap Karyawan Hotel Ibis Malioboro Tetap Dipertahankan oleh Manajemen yang Baru
Sebab pihaknya masih dalam proses untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
"Semuanya sudah berproses karena ini waktunya mendesak kan tidak bisa tiba-tiba dihilangkan (PHK). Tapi kami sudah bertemu (dengan pekerja) dan sudah berproses semoga hasilnya semuanya akan jadi baik," bebernya.
Pihak manajemen, lanjutnya, bersikap terbuka atas segala masukan maupun keluhan dari pihak pekerja.
Hal itu dilakukan demi menemukan solusi terbaik di antara dua belah pihak.
"Karena intinya kita akan mencari solusi dan prinsipnya kami terbuka karena kami juga membutuhkan karyawan," terangnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)