Wawancara Eksklusif

ETLE Hanya Tools, Goalsnya Adalah Kamtibcarlantas

Kemajuan teknologi pun dimanfaatkan Polri untuk memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat. Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE)

istimewa
Dirlantas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Kombes Pol Iwan Saktiadi (kiri) dan Production Manager Tribun Jogja, Hendy Kurniawan (kanan) sedang berbincang mengenai Penghapusan Data Ranmor dan ETLE di Taman Kantor Tribun Jogja, Selasa (6/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM - Kemajuan teknologi pun dimanfaatkan Polri untuk memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat. Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) adalah salah satunya.

Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menjelaskan seluk-beluk hal ini saat berbincang bersama Tribun Jogja, Selasa (6/9/2022).

Berikut petikan wawancaranya.

Apa itu ETLE dan bagaimana implementasinya di DIY?

Sebenarnya jembatan untuk ke ETLE itu tilang elektronik. Sebelum ke ETLE kita itu adalah tilang elektronik.

Artinya dulu yang manual ditulis oleh petugas kemudian dibayarkan in cash dan sebagainya kemudian munculah pembayaran melalui e-money dan sebagainya.

Nah, itu adalah salah satu jembatan sebelum ke ETLE, itu prosedur tilang elektronik saat itu.

Saat ini, kemajuan teknologi sudah tidak bisa kita hindari lagi. Korlantas Polri menerjemahkan, memanfaatkan kemajuan teknologi atau memangkas birokrasi, alias juga meminimalisir penyimpangan.

Agar proses penegakan hukum di jalan khususnya melalui penindakan berupa tilang ini dilakukan touchless artinya humanless-lah.

Artinya dilakukan oleh komputer. Jadi sudah di-handle sama komputer yang 24 jam memonitor situasi.

Kembali kepada konsep ETLE, itu adalah menghadirkan sebuah teknologi, membantu kinerja polisi dalam rangka membangun.

Framing besarnya adalah satu tujuan kamtibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas).

Kita harus bicara itu dulu nih, kita jangan berbicara tentang ETLE-nya. ETLE ini hanya tools, tetapi goals-nya adalah Kamtibcarlantas.

Nah, kembali kepada ETLE. Di Yogyakarta (DIY) ini cukup bangga karena menjadi (Polda) ketiga di seluruh Indonesia yang menerapkan ETLE, setelah Polda Metro Jaya kemudian (Polda) Jawa Timur.

ETLE baru ada di empat titik, di Ketandan, Maguwo, dan sebagainya, yang sudah berfungsi sejak Agustus dua tahun yang lalu. Mungkin masyarakat bertanya-tanya Bagaimana dengan ETLE? Tidak ada bedanya. Artinya abaikanlah ETLE untuk sebuah ketertiban.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved