Berita Jogja Hari Ini

PT KAI Daop 6 Yogyakarta Tertibkan dan Amankan Aset Negara dengan Menggandeng Berbagai Pihak

KAI Daop 6 pun aktif berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian untuk berkolaborasi menertibkan dan mengamankan aset KAI.  

Dok. PT KAI Daop 6 Yogyakarta
PT KAI Daop 6 Yogyakarta berupaya untuk mengamankan dan menertibkan aset negara yang dikelola PT KAI wilayah Daop 6, Minggu (11/09/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT KAI Daop 6 berupaya menertibkan dan mengamankan aset negara yang dikelola oleh PT KAI di wilayah Daop 6. 

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Franoto Wibowo, mengatakan total luas aset KAI di Daop 6 adalah 16.040.037 meter persegi mulai dari Purworejo sampai dengan Boyolali.

Dari jumlah tersebut, aset yang telah disertifikatkan seluas 7.255.577 meter persegi. 

"Saat ini terdapat sejumlah permasalahan aset di KAI Daop 6. Salah satunya pendudukan aset oleh pihak-pihak yang tidak berhak dalam kurun waktu yang lama bahkan berkeinginan untuk menguasainya. Untuk mengamankan aset tersebut, KAI Daop 6  terus melakukan penertiban aset,"katanya, Minggu (11/09/2022). 

Untuk upaya penertiban tersebut, pihaknya berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). 

"Sebagai bentuk kolaborasi antar instansi salah satunya dengan BPN,  beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 31 Agustus 2022, KAI Daop 6 telah menerima 5 buku sertifikat hak pakai aset KAI di kabupaten dari BPN Temanggung. Luas aset di Kabupaten Temanggung yang disertipikatkan adalah 77.112 meter persegi,"jelas Franoto.

Selain itu, KAI Daop 6 pun aktif berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian untuk berkolaborasi menertibkan dan mengamankan aset KAI.  

Khusus untuk optimalisasi pemanfaatan aset KAI, ada Tim Khusus Internal (Task Force) PT KAI Daop 6, gabungan berbagai unit yang bertugas memberikan sosialisasi serta menertibkan administrasi pemanfaatan aset KAI.

"Selain penertiban dan penyertifikatan aset, KAI juga terus bekerja sama dengan Arsip Nasional Belanda untuk mendapatkan dokumen asli tentang aset-aset KAI. Dokumen ini penting untuk menunjukkan bukti bahwa aset tersebut adalah milik KAI sejak dulu,"terangnya.

Dengan adanya kolaborasi KAI Daop 6, ATR/BPN dan berbagai pihak ini, akan semakin memperkuat KAI jika terjadi sengketa dengan pihak-pihak yang mengklaim aset KAI 

“Dengan penyertifikatan dan penjagaan seluruh aset KAI, maka amanah pemerintah kepada kami untuk mengamankan aset-aset negara, betul-betul bisa tertata dengan baik,” tutup Franoto. (*) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved