Berita Jogja Hari Ini

Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM di DPRD DIY Diwarnai Perusakan Gerbang, Begini Pesan Kapolresta Yogya

Harapannya untuk aksi penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi berikutnya dapat menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Idham Mahdi memberikan penjelasan terkait aksi tolak kenaikkan BBM di DPRD DIY, Rabu (7/8/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Demo penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM ) di depan gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Rabu (7/9/2022) siang sempat memanas.

Puncaknya, massa aksi berusaha masuk ke halaman DPRD DIY dengan cara mendobrak pagar besi gedung tersebut.

Sekitar satu jam berlalu, ratusan massa yang sedang berorasi itu tiba-tiba mendekat ke gerbang kantor dewan.

Pintu gerbang yang terbuat dari besi itu tampak bergetar ketika ratusan massa mendekat.

Beberapa dari mereka berlari dari belakang dan ikut mendobrak pintu gerbang tersebut, sembari berteriak melawan.

Tak kurang dari sepuluh menit, pagar besi tersebut akhirnya limbung.

Baca juga: Terima Keluhan Kenaikan Harga BBM, Ketua DPD PAN Gunungkidul : Aspirasi Kami Teruskan ke Pusat

Beberapa dari mereka menari-nari dan dilanjutkan dengan membakar ban bekas.

Kendati demikian, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Idham Mahdi mengklaim penyampaian pendapat di muka umum pada Rabu siang tadi terbilang masih kondusif.

Namun dia berharap untuk aksi penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi berikutnya dapat menjaga keamanan dan ketertiban umum.

"Semoga ke depan bisa menjaga keamanan dan ketertiban," kata Kapolresta seusai massa membubarkan diri, Rabu petang.

Dalam pengamanan aksi penolakan kenaikan harga BBM kali ini, Polresta Yogyakarta mengerahkan jajarannya.

Terdiri dari Brimob, Dalmas Polda DIY jajaran Polresta Yogyakarta dan Polsek setempat.

"Personel diterjunkan dalam hal ini Polres BKO Brimon, Dalmaa Polda DIY sekitar 500 personel," ungkapnya.

Sementara jumlah massa diperkirkan antara 300 sampai 400 orang.

Disinggung mengenai tindakan pengrusakan pintu gerbang DPRD DIY, Kapolresta menyerahkan sepenuhnya kepada Sekretariat DPRD DIY.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved