Berita Jogja Hari Ini

Cakupan Vaksinasi Masih di Bawah 50 Persen, Binda DIY Gencarkan Vaksin Booster

Capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Kabupaten Sleman, DIY masih terbilang rendah. Hingga saat ini, jumlah penerima vaksin booster

istimewa
Petugas menyuntikan vaksin Covid-19 kepada seorang lansia di Kalurahan Sendangtirto, Berbah, Sleman, Selasa (6/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Kabupaten Sleman, DIY masih terbilang rendah.

Hingga saat ini, jumlah penerima vaksin booster di Sleman masih di bawah 50 persen.

Pelaksana Vaksinasi Binda DIY, Aryo Adipati mengatakan, Binda DIY bersama Pemkab Sleman melalui Dinas Kesehatan Sleman akan terus menggenjot vaksinasi booster kepada masyarakat.

Baca juga: Identitas Jasad yang Ditemukan Mengambang di Sungai Mlese Klaten Terungkap

Terlebih saat ini jumlah kasus harian Covid-19 di Sleman tengah meningkat.

Guna mengejar target capaian vaksinasi booster, Aryo mengatakan bahwa Binda bersama Pemkab Sleman sejak Agustus lalu telah membuka sentra vaksin di Kalurahan-kalurahan dengan target 1000 dosis vaksin tiap tempatnya.

Misal pada Selasa (6/9/2022), pelaksanaan vaksinasi booster massal diselenggarakan di Kalurahan Sendangtirto Berbah, Gayamharjo Prambanan, dan Caturtunggal Depok, Sleman.

"Dari tiga Kalurahan tersebut harapannya bisa mencakup sasaran sebanyak 3000 masyarakat," kata Aryo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kalurahan Sendangtirto.

Aryo mengatakan, warga sangat antusias dengan metode jemput bola ini.

"Bahkan sekitar 95 persen masyarakat menyambut positif dilaksanakannya vaksinasi jemput bola di tingkat kalurahan atau desa-desa ini," tambah Aryo.

Antusias warga ini juga terkait dengan adanya Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: Dua Dosen Amikom Raih Beasiswa Pra-Doktoral di Inggris dan Australia

Dalam surat tersebut disebutkan, per 30 Agustus 2021 para pengguna perjalanan kereta api jarak jauh wajib sudah disuntik booster.

Surat itu cukup meningkatkan animo pencari booster. Animo masyarakat tinggi selain ada aturan itu juga sentra vaksinasi lebih didekatkan ke masyarakat, sehingga dari sisi jarak tidak terlalu jauh," jelas dia.

Lebih lanjut Aryo mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan vaksinasi booster, terlebih saat ini pelayanan vaksinasi diberikan pemerintah secara gratis. Di samping memperoleh kekebalan bagi diri pribadi, langkah ini sekaligus untuk  mendukung terbentuknya kekebalan komunal. (Han)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved