Berita Jogja Hari Ini
Wagub DIY Tekankan Dokter Harus Melek Teknologi untuk Tingkatkan Pelayanan
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X meminta dokter saat ini untuk melek teknologi guna mengimbangi kebutuhan pelayanan kesehatan.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X meminta dokter saat ini untuk melek teknologi guna mengimbangi kebutuhan pelayanan kesehatan.
Pemahaman terkait pemanfaatan teknologi tersebut akan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
“Dokter itu multidimensi artinya kita lepas dari sara dan religiusitas. Dokter memang harus terbiasa menghadapi multikultur, multi religi dan tidak membeda-bedakan, sehingga harus serba bisa. Termasuk melek teknologi,” ujar Sri Paduka saat menerima audiensi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Yogyakarta, di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (5/9/2022).
Baca juga: UPDATE Covid-19 Kota Yogyakarta 5 September 2022: Bertambah 25 Kasus, 38 Pasien Sembuh
Para dokter juga diminta untuk terus menambah wawasan baru dan menyesuaikan diri di tengah perkembangan zaman.
IDI Kota Yogyakarta sebagai organisasi profesi pun diharapkan bisa menjadi suatu wadah untuk mencapai tujuan tersebut.
Sementara itu, Ketua IDI Kota Yogyakarta, Tri Kusumo Bawono mengatakan, saat ini organisasi yang dipimpinnya telah beranggotakan 1.083 dokter.
Dari jumlah itu baru sekitar 50-60 persen yang melek teknologi di mana sebagian besar merupakan dokter dengan usia yang tergolong muda.
"Misalnya untuk perpanjangan surat tanda registrasi menjadi surat izin praktek dulu hanya dikumpulkan secara manual sekarang harus diupload online nah ini ternyata membuat kesulitan senior-senior kami," terangnya.
Dengan melek teknologi, dokter juga dapat mengoptimalkan telemedicine atau layanan medis secara online.
Baca juga: Dukungan dan Seruan Ganjar Presiden 2024 dari Kalangan Emak-emak Relawan Mak Ganjar DIY
Layanan tersebut bisa menjadi jawaban agar penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional terus optimal di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan seperti saat pandemi Covid-19.
"Teknologi kesehatan saat ini sudah semakin maju dan banyak hal yang dulu tidak mungkin dilakukan saat ini bukan sesuatu yang susah. Karenanya, diperlukan juga upgrade ilmu, pengetahuan, keterampilan bagi individu dokter untuk lebih modern lagi," paparnya. (tro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wagub-DIY-KGPAA-Paku-Alam-X-bersama-pengurus-IDI-5922.jpg)