Berita Klaten Hari Ini

Polres Klaten Ungkap Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi, 16 Jeriken Diamankan

Jajaran Polres Klaten mengungkap adanya dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan oleh dua orang pemuda di wilayah hukum

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo saat ditemui seusai mengikuti rapat koordinasi dengan Pemkab Klaten di ruang rapat B2 Setda Klaten, Senin (5/9/2022) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Jajaran Polres Klaten mengungkap adanya dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan oleh dua orang pemuda di wilayah hukum kepolisian setempat.

Aksi itu terendus oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten pada pekan lalu.

"Untuk penimbunan BBM akan kita tindak tegas, kemarin sudah kita ungkap satu. Itu sudah dirilis di Polda," ujar Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo saat TribunJogja.com temui seusai rapat di ruang rapat B2 Setda Klaten, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Pernyataan Tegas Jenderal Andika Tanggapi Isu Ketidakharmonisan Panglima TNI & KSAD Jenderal Dudung

Menurut Kapolres, dari tangan dua terduga penimbun BBM itu, jajaran kepolisian berhasil mengamankan 16 jeriken BBM bersubsidi jenis solar.

Meski begitu, Kapolres belum merinci kronologi awal mula pengungkapan dan inisial para terduga penimbun BBM tersebut.

"Ini akan kita ungkap terus apabila ada penimbun BBM (lainnya), akan kita tindak tegas. Kemarin kita amankan 16 jeriken," ucapnya.

Kemudian, AKBP Eko mengatakan jika dalam waktu dekat kasus dugaan penimbunan BBM bersubsidi itu akan segera dirilis di Mapolres Klaten.

"Untuk teknis minggu ini akan kita rilis. Ada dua pelaku dan ini dia warga Klaten," jelasnya.

Disamping itu, Kapolres mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan di 36 titik SPBU yang ada di daerah itu pasca naiknya harga BBM.

Baca juga: Info Pendaftaran Stand Sekaten Pasar Rakyat Jogja Gumbregah 2022

Sejauh ini, kata dia, tidak ada antrian yang mengular dan SPBU yang ada di Klaten terpantau aman terkendali.

"Alhamdulillah, untuk SPBU kita ada 36 titik dan sudah tempatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan patroli untuk melihat situasi, tapi sejauh ini aman dan kondusif," tukasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved