Berita Kriminal Hari Ini

6 Pelaku Judi Online dan Togel di Kulon Progo Ditangkap, Akui Iseng hingga Jadi Pemasukan Harian

Keenam pelaku dalam kasus perjudian baik online dan darat atau togel ditangkap dalam kurun waktu 24-26 Agustus 2022.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Polisi menunjukkan barang bukti yang didapatkan dari pengungkapan kasus judi online dan togel saat rilis kasus di Polres Kulon Progo, Rabu (31/8/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kepolisian Resor (Polres) Kulon Progo berhasil menangkap keenam pelaku dalam kasus perjudian baik online dan darat atau togel dalam kurun waktu 24-26 Agustus 2022.

Seluruh pelaku merupakan warga Kulon Progo .

Dari keenam pelaku, 5 orang terlibat dalam kasus perjudian online di antaranya NMR, SH, AS, IS warga Nanggulan dan BEP warga Pengasih.

Serta seorang berinisial KM, warga Lendah terlibat judi darat atau togel . 

Baca juga: Polres Kulon Progo Ungkap Kasus Judi Togel, Seorang Pelaku Berhasil Ditangkap

"Modusnya dengan mempertaruhkan uang dalam permainan judi online dan melayani penjualan togel," kata AKBP Muharomah Fajarini, Kapolres Kulon Progo saat rilis kasus, Rabu (31/8/2022). 

Fajarini melanjutkan, hasil operasi baik judi online dan togel didapatkannya di Wates dan Lendah masing-masing 1 kasus serta 3 kasus di Nanggulan.

Adapun untuk jenis judi online dari Batara Slot, Starlight Princess dan KPK Toto. 

Dari pengamanan tersebut, polisi juga menyita barang bukti di antaranya enam buah telepon genggam dari berbagai merek, dua kartu ATM, satu buku tabungan, empat lembar cetakan layar ponsel, satu bendel rekapan togel dan uang tunai senilai Rp 329.000.

Dari kejadian tersebut, para pelaku dinilai melanggar pasal 45 ayat 2 jo pasal 27 ayat 2 Undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau pasal 303 KUHP subs pasal 303 bis KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. 

Sementara seorang pelaku, IS mengaku belum lama ikut slot permainan judi online starlight princess.

Pria yang sebelumnya bekerja sebagai kuli mengetahui permainan judi itu dari iklan di media sosial. 

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Judi Togel di Salah Satu Angkringan di Banguntapan Bantul

"Judi baru 3 bulan buat iseng kemarin, taunya dari iklan Facebook dan Instagram. Yang dimainkan starlight princess deposit rata-rata Rp 20.000. Uang yang dikeluarkan sampai Rp 100.000 paling kalau menang dapat Rp 50.000-Rp 100.000," ucapnya. 

Selanjutnya pelaku lainnya, KM mengaku sudah setahun menjadi bandar judi togel .

Setiap harinya, ia bisa mengumpulkan uang sekitar Rp 200.000-Rp 300.000.

Selanjutnya, uang itu disetorkan kepada seseorang di Srandakan, Bantul.

"Yang ikut (judi togel) tidak mesti kadang bisa 6 bisa 5, kalau ada titipan bisa tambah. Dapat keuntungan dari (judi togel) 20 persen. Uangnya buat makan karena sudah tidak kerja, jadi uang hasil judi togel pemasukan satu-satunya," katanya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved