Tips Kesehatan

Waspada Kolesterol Tinggil: Ini yang Akan Anda Alami saat Kolesterol Naik, Simak Cara Menurunkannya

bagaimana cara menurunkan kadar kolesterol tinggi agar terhindar dari strok dan serangan jantung, kenali dulu tanda-tanda kolesterol tinggi

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
batonrougeclinic
Ilustrasi kolesterol tinggi dan gejala yang dialami serta cara menurunkannya agar terhindar dari stroke dan serangan jantung 

TRIBUNJOGJA.COM - Apa yang akan Anda alami ketika mengalami kolesterol tinggi? Kolesterol tinggi wajib diwaspadai karena memicu penyakit stroke dan serangan jantung.

Nah, sebelum membahas bagaimana cara menurunkan kadar kolesterol tinggi agar terhindar dari berbagai penyakit mematikan, ada baiknya lebih dulu mengenali tanda-tanda atau gejala kolesterol tinggi.

Namun biasanya kolesterol tinggi tidak tampak sebagai gejala yang mencolok. Kondisi kolesterol tinggi biasanya diketahui ketika tubuh dalam kondisi tidak sehat atau sudah mengidap penyakit tertentu.

Salah satu cara mengetahui tanda-tanda kolesterol tinggi adalah dengan memeriksakan diri ke dokter. Namun selain itu ada kondisi yang harus dicermati sebagai pertanda kolesterol Anda tinggi.

Berikut yang akan Anda alami ketika kadar kolesterol tinggi dalam tubuh:

- Tekanan darah tinggi (hipertensi)

- Kelelahan

- Kesulitan bernapas atau sesak napas

- Sakit kepala

- Masalah penglihatan

- Detak jantung tidak teratur

- Nyeri dada.

Tribun Jogja mengutip kanal kesehatan kompas.com, disebutkan dalam kasus yang parah kolesterol tinggi dapat menyebabkan benjolan lemak di bawah kulit, yang dikenal sebagai xanthoma.

Xanthoma terjadi karena ada endapan lemak yang berkembang di bawah kulit Anda, terutama di sekitar mata atau kelopak mata, tangan, siku, dan lutut.

Xanthoma umum menjadi tanda-tanda kolesterol tinggi bagi Anda yang memiliki riwayat keturunan atau disebut sebagai hiperkolesterolemia familial.

Pada akhirnya, satu-satunya cara untuk memastikan apakah Anda mengalami tekanan darah tinggi adalah dengan tes skrining.

Diagnosis

Mengutip Healthline, dokter biasanya akan mengecek apakah Anda mengalami kolesterol tinggi dengan tes yang disebut panel lipid.

Sebelum tes dimulali dokter akan meminta Anda untuk tidak makan dan minum apa pun setidaknya selama 12 jam.

Setelah itu, dokter akan mengambil sampel darah Anda, yang kemudian mengirimnya ke laboratorium untuk dianalisis.

Panel lipid mengukur kolesterol total, kolesterol HDL, kolesterol LDL, dan trigliserida Anda.

- Kolesteol total Anda umumnya dianggap berada di "ambang batas tinggi", jika mencapai kisaran 200-239 mg/dL.

- Kolesterol total tinggi, jika angka mencapai lebih dari 240 mg/dL.

- Kolesterol LDL Anda umumnya dianggap berada di "ambang batas tinggi", jika mencapai kisaran 130-159 mg/dL.

- Kolesterol LDL tinggi, jika angka mencapai lebih dari 160 mg/dL.

- Kolesterol HDL umumnya dianggap "buruk", jika mencapai di bawah 40 mg/dL.

Dianjurkan tes kolesterol dilakukan 4-6 tahun sekali oleh Anda yang telah berusia 20 tahun.

Dokter biasanya juga menyarankan tes kolesterol pada Anda yang memiliki faktor risiko, seperti:

- memiliki tekanan darah tinggi
- kelebihan berat badan
- merokok

Jika Anda tidak waspada dengan kolesterol, bahaya kesehatan dapat mengintai Anda, seperti:

- Penyakit arteri koroner
- Stroke
- Serangan jantung
- Penyakit arteri perifer

Cara menurunkan kolesterol tinggi

Kombinasi ramuan buah segar dan beberapa bumbu dapur berikut ini bisa jadi minuman alternatif penurun kolesterol tinggi.

Mulai dari bawang putih, jus lemon, jahe, dan cuka apel, ternyata mampu membantu Pengobatan dalam menurunkan kadar kolesterol tinggi.

Pengobatan herbal dengan bahan-bahan tersebut di atas hanya satu di antara minuman penurun kolesterol yang bisa Anda coba. 

Selain kombinasi ramuan bumbu dapur dan buah segar, ada beberapa minuman lain yang pembuatannya tak kalah mudah didapatkan bila ingin meracik sendiri. 

Tips kesehatan cara  membuat minuman penurun kolesterol

Berikut sederet minuman penurun kolesterol yang bisa Anda konsumsi:

1. Infused water jeruk nipis

Sudah bukan rahasia bila jeruk nipis memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah menurunkan kolesterol tinggi dalam darah. Anda cukup minum 500 ml infused water jeruk nipis setiap hari untuk merasakan manfaatnya.

2. Infused water belimbing

Buah belimbing mengandung pektin yang mampu mengikat kolesterol dan mengeluarkannya melalui feses. Tidak hanya itu, belimbing juga mengandung serat tinggi yang baik untuk pencernaan.

3. Air lemon

Minuman yang baik dikonsumsi oleh penderita kolesterol adalah air perasan lemon yang diseduh dengan segelas air.

Lemon kaya akan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan.

Hasil penelitian yang dilaporkan dalam Nigerian Journal of Physiological Sciences menyatakan konsumsi vitamin C dari lemon selama 30 hari bisa menurunkan kolesterol secara signifikan.

4. Lemon dan bawang putih

Menggabungkan lemon dan bawang putih bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi secara signifikan bila dikonsumsi secara rutin.

Mengutip dari Kompas.com, cara membuat minuman herbal penurun kolesterol dari kedua bahan tersebut cukup mudah.

Anda siapkan satu cangkir jus bawang putih, dua cangkir jus lemon, satu cangkir jus jahe, dan satu cangkir cuka apel.

Anda masukkan semua bahan ke dalam panci dan masak selama 30 menit.

Setelah itu Anda dinginkan. Kemudian, Anda tambahkan dua sampai tiga cangkir madu.

Anda peras dua buah lemon segar dan potong dua siung bawang putih lalu blender sampai halus.

Anda masukkan lemon dan bawang putih ke dalam ramuan yang sudah dimasak dan aduk rata. Anda pindahkan ramuan herbal tersebut ke dalam botol kaca dan masukkan di dalam kulkas.

Anda minum ramuan herbal tersebut satu sendok makan setiap pagi sebelum makan. Anda sebaiknya mengonsumsi ramuan herbal ini selama tiga minggu.

5. Jahe dan madu

Melansir dari Tribunnews.com, jahe yang dicampur dengan madu berkhasiat menurunkan kolesterol tinggi dalam darah.

Selain itu, jahe dengan madu bisa membantu menurunkan berat badan bila dikonsumsi secara rutin dan tidak berlebihan.

6. Jus jambu

Jambu biji mengandung pektin yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Minum satu gelas jus jambu secara rutin bisa menurunkan risiko terkena kolesterol tinggi.

7. Wedang jahe

Wedang jahe jadi salah satu minuman favorit saat musim penghujan tiba. Selain bisa menghangatkan tubuh, wedang jahe juga mampu menurunkan kolesterol jahat.

Untuk merasakan manfaatnya, Anda cukup minum wedang jahe tanpa gula secara rutin.

8. Santan kedelai

Melansir dari Kompas.com, kacang kedelai mengandung fitosterol yang berperan untuk menurunkan penyerapan dan pembentukan kolesterol di dalam darah.

Untuk merasakannya Anda cukup minum santan kedelai tanpa gula setiap hari.

(*/kontan/kompas/tribunnews)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved