Berita Bisnis Terkini
Pakar UGM Tak Yakin Jokowi akan Naikkan Harga BBM Pertalite, Begini Alasannya
Kontribusi inflasi akibat kenaikan harga Pertalite diperkirakan sebesar 0,93 persen sedangkan kenaikkan harga Solar diperkirakan sebesar 1,04 persen.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Meski begitu perlu diingat bahwa beban itu adalah total anggaran subsidi energi, terdiri subsidi BBM LPG 3kg, dan listrik yang diperhitungkan berdasarkan beberapa asumsi harga minyak dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, dan inflasi.
Sedangkan, realisasi yang benar-benar dikeluarkan per 31 Juli 2022 sebesar Rp 88,7 triliun untuk realisasi anggaran subsidi BBM dan LPG 3 Kg sebesar Rp 62,7 triliun.
Dengan beban pengeluaran sebesar itu, kata Fahmy, Menkeu dengan entengnya menambah kuota Pertalite sebesar 5 juta KL.
Selain pengeluaran riil subsidi BBM, ada juga tambahan pemasukan riil di APBN akibat kenaikan harga komoditi ekspor yang meningkat.
“Berdasarkan komposisi tambahan pemasukan dan pengeluaran APBN 2022 sesungguhnya tidak ada urgensi menaikkan harga BBM Subsidi pekan ini, bahkan tidak juga tahun ini," paparnya. ( Tribunjogja.com )