Berita Gunungkidul Hari Ini

Satlantas Polres Gunungkidul Sebut Angka Pelanggaran Lalu Lintas di Gunungkidul Cenderung Menurun

Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Sakti, mengatakan kasus pelanggaran lalin cenderung mengalami penurunan.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Pihak kepolisian menggelar sosialisasi tertib lalu lintas dengan membagikan helm pada pengendara motor di Wonosari, Gunungkidul belum lama ini. Kesadaran masyarakat dalam berlalu-lintas saat ini dinilai semakin tinggi 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Jajaran Satlantas Polres Gunungkidul terus berupaya meningkatkan ketertiban pengendara dalam berlalu-lintas (lalin) di jalan.

Upaya itu pun saat ini semakin didukung dengan adanya Electronic Traffic Law Enforcement (ELTE) in hand alias tilang elektronik.

Meski demikian, Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Sakti, mengatakan kasus pelanggaran lalin cenderung mengalami penurunan.

"Bisa dikatakan angka pelanggaran berkendara di masyarakat mengalami penurunan," jelas Martinus, Senin (22/08/2022).

Menurutnya, penurunan itu dipicu oleh semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam berkendara.

Pihaknya pun rutin melakukan patroli untuk memantau adanya pelanggaran, terutama yang sifatnya kasatmata.

Meski rata-rata pengendara sudah tertib, Martinus tak menampik bahwa pelanggaran lalin masih tetap ada. Terutama di wilayah pinggiran Gunungkidul.

"Sebab di pinggiran jarang tersentuh aparat, sehingga potensi pelanggaran tetap ada," ujarnya.

Martinus mengatakan upaya mengurangi pelanggaran lalin hingga di pinggiran salah satunya bisa dilakukan lewat ETLE in-hand.

Aparat yang dibekali aplikasi ETLE in-hand akan diterjunkan ke berbagai lokasi dengan sistem hunting.

ETLE in-hand di Gunungkidul sendiri sudah berjalan hampir sebulan terakhir.

Selama penerapan dilakukan, setidaknya ada sekitar 80 pelanggaran yang terpantau petugas patroli dengan sistem tersebut.

"Kebanyakan karena tidak memakai helm, melanggar APILL hingga marka jalan," kata Martinus.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto, mengatakan keberadaan ETLE in-hand tidak hanya sekedar memantau pelanggaran. Tetapi juga upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Ia pun mengimbau masyarakat Gunungkidul untuk selalu mematuhi peraturan saat berkendara di jalan.

Terutama memakai berbagai perlengkapan perlindungan diri seperti helm hingga sabuk pengaman.

"Upaya pencegahan tentunya bukan hanya dari kepolisian, tapi juga dari masyarakat," kata Suryanto.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved