Berita Klaten Hari Ini

Razia Pekat Daerah Pedan, Satpol PP Klaten Amankan 5 Warga

Operasi itu dilakukan karena aduan warga mengenai adanya sejumlah rumah di daerah Kecamatan Pedan diduga sering dijadikan lokalisasi ilegal.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Satpol PP dan Damkar Klaten
Tim gabungan Satpol PP, Kodim dan Polres Klaten saat menggelar apel pasukan di Mapolres Klaten sebelum razia pekat di wilayah Kecamatan Pedan, Selasa (16/8/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP dan Damkar Klaten , Kodim 0723 Klaten dan Polres Klaten menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat).

Razia dilakukan di sejumlah rumah yang diduga kerap dijadikan tempat lokalisasi di sebuah desa di wilayah Kecamatan Pedan, Selasa (16/8/2022).

Kegiatan yang dilakukan mulai pukul 12.00 WIB hingga 15.30 WIB itu melibatkan sebanyak 45 personel.

Rinciannya, 15 personel dari Satpol PP dan Damkar Klaten , 15 Personel Kodim 0723/Klaten dan 15 lainnya merupakan personel Polres Klaten.

Baca juga: Pria Asal Malang Diringkus Polres Klaten Setelah Curi Motor Majikan dan Embat Uang di Laci Kasir

Hasilnya, 5 orang warga yang sedang karaoke sembari mabuk miras diamankan tim gabungan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Klaten , Joko Hendrawan mengatakan operasi itu dilakukan karena aduan warga mengenai adanya sejumlah rumah di daerah Kecamatan Pedan diduga sering dijadikan lokalisasi ilegal.

Berdasarkan aduan dari warga tersebut, pihaknya menindaklanjuti kejadian itu dengan menggelar rapat bersama tim gabungan yang terdiri dari unsur Satpol PP dan Damkar Klaten , Kodim 0723/Klaten dan Polres Klaten .

"Hasil dari operasi pekat kemarin yakni, petugas gabungan berhasil mengamankan 5 orang, 3 laki-laki dan 2 perempuan sedang di dalam kamar berkaraoke sambil minum-minum keras," ucapnya pada Tribunjogja.com , Rabu (17/8/2022).

Baca juga: 10.057 Botol Miras Ilegal Dimusnahkan Polres Klaten

Ia mengatakan, kegiatan operasi pekat itu berdasarkan Perda Kabupaten Klaten Nomor 27 Tahun 2002 tentang larangan pelacuran.

Selanjutnya, Perda Kabupaten Klaten Nomor 12 Tahun 2013 tentang ketertiban, kebersihan dan keindahan.

Kemudian, lanjutnya, 5 orang yang diamankan di lokalisasi dilakukan pendataan dan dititipkan ke Rumah Singgah DISOSP3AKB Klaten .

"Kegiatan operasi pekat tersebut berjalan lancar dan nihil kejadian menonjol," tukasnya. ( Tribunjogja.com I

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved