Perang Rusia Ukraina
Washington Minta Rusia Tarik Pasukan dari Pembangkit Nuklir Zaporozhye
Kemenlu AS mendesak Rusia menarik pasukannya dari PLTN Zaporozhye, dan menyerahkan kendali instalasi ke Ukraina.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Kiev telah mengklaim Rusia adalah pihak yang menargetkan pabrik tersebut dalam dugaan plot untuk mendiskreditkan Ukraina.
Nebenzia menambahkan logika dasar menunjukkan Rusia tidak memiliki alasan untuk menargetkan fasilitas atau pasukannya sendiri yang ada di instalasi itu.
Serangan terhadap PLTN Zaporozhye teridentifikasi berasal dari wilayah yang dikuasai Ukraina di Dnepropetrovsk.
Jika bencana nuklir terjadi sebagai akibat dari penembakan itu, menurut Nebenzia semua tanggung jawab akan berada di sponsor barat dari rezim Kiev.
China, yang saat ini memimpin Dewan Keamanan PBB, telah meminta Rusia dan Ukraina untuk duduk di meja perundingan dan secara damai menyelesaikan situasi di sekitar Zaporozhye.
PLTN ini menjadi terbesar di Eropa dan menyimpan puluhan ton uranium dan plutonium yang diperkaya di inti reaktornya dan penyimpanan bahan bakar bekas.
Kepala IAEA mengatakan khawatir keamanan bahan radioaktif dapat dikompromikan di tengah permusuhan Rusia-Ukraina.
Seruan Sekjen PBB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutteres mendesak Ukraina dan Rusia menciptakan zona demiliterisasi di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporozhye.
Kiev dan Moskow menurut Gutteres harus bernegosiasi untuk membuatnya terlarang untuk tindakan militer apa pun di area itu.
“Saya mendesak para pihak untuk menarik personel dan peralatan militer dari pabrik dan menahan diri dari pengerahan pasukan atau peralatan lebih lanjut ke lokasi tersebut,” kata Gutteres.
“Sebaliknya, kesepakatan mendesak diperlukan di tingkat teknis tentang batas demiliterisasi yang aman untuk memastikan keamanan daerah tersebut,” lanjutnya di Markas PBB New York, Kamis (11/8/2022).
PLTN Zaporozhye, yang terletak di kota Energodar, Ukraina yang dikuasai Rusia, telah menjadi sasaran serangkaian serangan selama beberapa minggu terakhir.
Moskow menuduh Kiev meluncurkan serangan artileri dan pesawat tak berawak ke fasilitas itu, menyebut gerakan ini sebagai terorisme nuklir.
Kiev mengklaim Rusia adalah pihak yang menargetkan pabrik tersebut dalam dugaan plot untuk mendiskreditkan Ukraina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Latihan-taktis-dan-bersama-Garda-Nasional-Ukraina-di-kota-hantu-Pripyat-dekat-Chernobyl-Ukraina.jpg)