Inilah Program Penanggulangan Kemiskinan Dampak Pandemi di Kabupaten Sleman
Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Sleman, Danang Maharsa
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Iwan Al Khasni
Sleman sebagai wilayah dengan tujuan wisata cukup besar diintegrasikan sebagai pasar produksi. Semua hasil produksi UMKM di Sleman didorong untuk mendapat tempat di area destinasi wisata.
Tim penanggulangan kemiskinan Kabupaten Sleman pun mendukung sejumlah event wisata serta pameran produk UMKM. Berdasarkan data yang tim penanggulangan kemiskinan miliki, baru UMKM kategori produk kuliner yang mendapat manfaat cukup besar.
Keempat, bantuan beasiswa kuliah bagi keluarga miskin.
Tim penanggulangan kemiskinan bekerjasama dengan universitas menciptakan link and match dunia pendidikan dan dunia kerja, berupa dukungan beasiswa kuliah, salah satunya bekerja sama dengan Universitas Amikom Yogyakarta.
Program beasiswa tersebut bersifat jangka panjang dalam kerangka pengentasan kemiskinan. Harapannya bisa memutus mata rantai keluarga miskin.
Selain itu, sebagai program jangka pendek, tim penanggulangan kemiskinan mendorong peningkatan bantuan tunai atau jaminan sosial yang sudah ada. Program semacam itu tentu tidak bersifat sustainability dalam rangka pemberdayaan.
Perlu dijelaskan, dari empat langkah darurat program penanggulangan kemiskinan tersebut sejauhnya masih diprioritaskan di wilayah-wilayah dengan kategori termiskin di Kabupaten Sleman.
Program strategis pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sleman dirancang dengan konsep pemberdayaan produktif berbasis komunitas. Ujung tombak keberhasilan program pengentasan kemiskinan di Sleman yang bergantung pada aspek inovasi dan kreatifitas. (Tribunjogja.com/*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Danang-Maharsa-Ketua-Tim-Koordinasi-Penanggulangan-Kemiskinan-Daerah-Kabupaten-Sleman.jpg)