Perang Rusia Ukraina
Medvedev : Jika Serang Krimea, Kiamat Itu Akan Tiba di Ukraina
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitri Medvedev mengingatkan Ukraina akan menerima balasan seperti hari kiamat jika srang Krimea.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, MOSKOW –Dmitri Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, memperingatkan, Ukraina akan menerima akibat yang tak terbayangkan jika menyerang Krimea.
Pernyataan keras Medvedev beberapa minggu lalu merespon ancaman Ukraina yang mengancam akan menggempur Krimea, menggunakan senjata mematikan yang dipasok AS dan sekutunya.
Ledakan beruntun skala besar terjadi di sebuah pangkalan militer Rusia di Krimea, Selasa (9/8/2022) siang waktu setempat.
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan ledakan akibat insiden di gudang amunisi mereka. Sementara media Inggris menyebut ledakan itu akibat serangan rudal dari luar.
Baca juga: BREAKING NEWS : Rentetan Ledakan Dahsyat Guncang Pangkalan Rusia di Krimea
Baca juga: Jerman Gagalkan Usaha Dua Tentara Bundeswehr yang Ingin Serang Krimea
Baca juga: Rudal Presisi Tinggi Rusia Hancurkan Gudang Senjata Ukraina, Ribuan Alutsista Hancur Lebur
“Jika sesuatu itu terjadi, hari penghakiman (kiamat) itu akan datang ke mereka (Ukraina),” kata Medvedev dikutip saluran Telegram Sputnik, Minggu (17/7/2022).
Sebelumnya, tanggapan tak kalah keras datang dari anggota parlemen Rusia asal Krimea, Mikhail Sheremet.
Menurutnya respon Rusia akan sangat keras sehingga pihak berwenang Kiev tidak akan pernah dapat memulihkannya.
“Pukulan telak akan diarahkan ke pusat pengambilan keputusan di Kiev, infrastruktur militer dan pasokan senjata serta saluran logistic mereka,” lanjut Sheremet.
“Rezim Kiev akan menerima balasan sedemikian rupa sehingga tidak akan dapat pulih lagi,” tambah anggota parlemen itu kepada kantor berita RIA-Novosti.
Sheremet bersikeras AS, yang memasok senjata mematikan ke Ukraina, juga akan bertanggung jawab atas provokasi terhadap Krimea.
“Kami akan menempatkan otoritas Amerika telah melewati semua garis merah,” tambahnya.
Ukraina Bisa Pakai HIMARS
Juru bicara intelijen militer Ukraina, Vadim Skibitskiy, mengklaim Krimea dapat menjadi sasaran sistem peluncuran roket berganda 142 HIMARS dan M270 MLRS yang dipasok AS.
Semenanjung itu adalah target sah bagi pasukan Ukraina karena menjadi pusat transportasi militer Rusia di tengah konflik antara Moskow dan Kiev.
“Sistem Kalibr, fregat, kapal rudal kecil, kapal selam Rusia di Krimea juga harus diserang karena membahayakan keamanan Ukraina,” kata Skibitskiy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Latihan-perang-militer-Rusia.jpg)