Perang Rusia Ukraina
Siapa Tembaki Pembangkit Nuklir Zaporozhskaya di Ukraina?
Ukraina menuduh Rusia menembaki pusat nuklir Zaporozhskaya. Padahal sejak Februari pasukan Rusia telah menduduki kawasan PLTN terbesar di Eropa itu.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
“Teror nuklir Rusia membutuhkan respons yang lebih kuat dari komunitas internasional,” lanjut Zelensky.
Ukraina menuduh Rusia pada Sabtu menembakkan roket ke fasilitas itu. Zaporozhskaya, yang merupakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa.
Sementara klaim Kiev telah bergema di media barat, pabrik tersebut telah berada di bawah kendali pasukan Rusia sejak akhir Februari.
Moskow pada Jumat menuduh pasukan Ukraina melakukan penembakan. Rusia telah meminta PBB dan IAEA campur tangan dan memaksa Ukraina berhenti menembaki pembangkit tersebut.
Meskipun UE telah meloloskan tujuh paket sanksi berturut-turut terhadap Rusia sejak Februari, Uni Eropa belum menargetkan industri nuklir negara itu.
Eropa bergantung pada Rusia untuk menyediakan sekitar 20 persen uraniumnya, dan perusahaan energi nuklir negara itu.
Rosatom mengoperasikan pabrik di Hongaria, Slovakia, dan Finlandia, meskipun kerja sama dengan perusahaan Rusia itu telah ditangguhkan di instalasi Finlandia.
Perusahaan nuklir Prancis EDF juga telah menandatangani serangkaian kesepakatan kerjasama dengan Rosatom dalam beberapa tahun terakhir.(Tribunjogja.com/TASS/RT/Aljazeera/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/volodymyr-zelensky.jpg)