Gunung Merapi
Pagi Tadi Material Dari Puncak Merapi Meluncur ke Arah Dusun Stabelan Boyolali
Longsoran material Gunung Merapi meluncur ke arah Dusun Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BOYOLALI - Longsoran material Gunung Merapi meluncur ke arah Dusun Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali pada Jumat (5/8/2022).
Detik-detik material dari puncak Gunung Merapi yang jatuh ke arah Dusun Stabelan tersebut sempat diabadikan melalui rekaman video.
Video luncuran longsoran material dari puncak Merapi berdurasi 21 detik itu sempat viral di media sosial.
Dikutip dari Tribunsolo.com, Sekertaris Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali, Neigen Achtah Nur Edy Saputra membenarkan kejadian tersebut.
"Itu longsoran material lama, yang mengarah ke Dusun Stabelan," ungkap Neigen, kepada TribunSolo.com.
"Kejadiannya sekitar jam 08.45 WIB," tambahnya.
Meski terjadi luncuran material dari puncak Merapi ke arah Dusun Stabelan, menurut Neigen, masyarakat tidak terpengaruh.
Warga tetap menjalankan aktifitas seperti biasa.
Situasi di Dusun Stabelan sendiri juga aman terkendali.
"Saat ini saya berada di Dusun Stabelan. Sejauh ini keadaan aman, bahkan warga masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa," jelasnya.
Dia mengaku tak tahu pasti luncuran itu sejauh mana, hingga kini dirinya juga masih menunggu informasi dari pihak terkait.
Baca juga: Update Gunung Merapi 5 Agustus 2022 : 3 Kali Guguran Lava Pijar Meluncur ke Barat Daya Pagi Ini
Sementara itu, dikutip dari magma.esdm.go.id, kondisi Merapi periode 00.00-06.00 WIB, Jumat (5/8/2022) masih dalam kondisi level III (siaga).
Dari pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas.
Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 20-80 meter dari puncak.
Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah barat dengan suhu udara sekitar 12-16°C.
Kelembaban 46-65.1 persen. Tekanan udara 836.4-915.6 mmHg.
Dari pengamatan kegempaan terjadi 18 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-21 mm dan lama gempa 29.2-224.3 detik.
4 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 3 mm, dan lama gempa 6.1 hingga 11.7 detik, dengan, 3 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 3-42 mm, S-P 0.5-0.6 detik dan lama gempa 6-8.8 detik.
Dari keadaan tersebut rekomendasi yang diberikan ialah :
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
4. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.