Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Halim Minta Warga Bantul Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Terkait makin meningkatkan lagi kasus Covid-19, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengimbau kepada warga masyarakat Bantul untuk tetap menjaga prokes.

Tayang:
Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/IG @ABDULHALIMMUSLIH
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menjalankan tugas kerjanya di rumah sampai dinyatakan negatif Covid-19 lagi. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Terkait makin meningkatkan lagi kasus Covid-19, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengimbau kepada warga masyarakat Bantul untuk tetap menjaga perilaku protokol kesehatan (prokes). Hal itu diungkapkan Bupati Abdul Halim Muslih, mengingat kasus terbaru ini banyak tidak disertai gejala.

Baca juga: Bupati Bantul Abdul Halim Muslih akan Bekerja dari Rumah Sampai Dinyatakan Negatif Covid-19

Baca juga: Bupati Abdul Halim Umumkan Dirinya dan Istrinya Terpapar Covid-19 via Akun Instagramnya

“Saya mengimbau dan meminta warga masyarakat untuk tetap waspda. Bahwa Covid-19 masih ada dan makin meningkat. Tetap menjaga protokol kesehatan, menggunakan masker,” ucap Abdul Halim Muslih kepada Tribunjogja.com, Senin (25/7/2022).

Bupati Abdul Halim menjelaskan, orang yang telah melakukan vaksin hingga booster tetap bisa terkena virus ini. Bahkan, orang yang pernah terpapar Covid-19 pun bisa terkena lagi.

Hal ini dicontohkan Halim pada dirinya, dimana pada Kamis (21/7/2022) lalu, ia dinyatakan positif Covid-19 lagi. Sedang pada Januari 2021 silam, Bupati Bantul ini pernah dinyatakan positif Covid-19.

“Meski sudah lakukan vaksin 1 dan vaksin 2, juga vaksin booster, bisa saja tetap terkena. Memang ndak ada gejala. Saya yang dinyatakan positif setelah tes PCR, ya ndak ada gejala. Kalau dibilang seperti flu biasa, saya juga tidak merasakan flu, atau demam seperti yang pernah dulu. Ya tidak merasakan sakit apa-apa, tapi nyatanya pas dites positif,” cerita Bupati Halim.

Diberitakan sebelumnya, orang nomor satu di Kabupaten Bantul ini dinyatakan positif Covid-19 pada Kamis (21/7/2022), setelah menjalani tes PCR guna keperluan menghadiri acara penghargaan Kabupaten Layak Anak di Bogor.

“Meski dinyatakan positif, saya tetap menjalankan tugas sebagai bupati dari rumah. Meski tidak ada gejala apa-apa, saya tetap harus karantina sampai dua hari kedepan untuk tes lagi. Kalau hasilnya negatif, saya akan keluarb beraktivitas lagi,” ujar Abdul Halim. (ayu)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved