Update Berita Gunung Merapi

Update Gunung Merapi Minggu 24 Juli 2022, Terdengar Satu Kali Suara Guguran pada Siang Hari

Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, hingga tengah hari terpantau landai pada Minggu (24/7/2022).

Twitter BPPTKG
Kondisi Gunung Merapi pada 30 Mei 2022 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, hingga tengah hari terpantau landai pada Minggu (24/7/2022).

Hasil amatan sepanjang pukul 06.00 hingga 12.00 WIB hanya terdengar satu kali suara guguran. Selain itu, Gunung Merapi juga tercatat mengalami 19 gempa guguran.

"Terdengar satu kali suara guguran dengan intensitas sedang dari Pos Babadan," terang Kepala BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso.

Hasil amatan lain menunjukkan gunung tampak jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 30-80 m di atas puncak kawah.

Baca juga: Update Gunung Merapi 22 Juli 2022, Tidak Tampak Guguran Lava Pijar Pagi Ini

Lebih jauh, hasil amatan meteorologi menunjukkan cuaca cerah, berawan, dan mendung di sekitar Gunung Merapi.

"Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 18-24 °C, kelembaban udara 62-86.6 persen, dan tekanan udara 835.4-958 mmHg," terangnya.

Dari hasil pengamatan tersebut maka tingkat Aktivitas Gunung Merapi yang ditetapkan adalah level III atau Siaga.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Baca juga: Update Gunung Merapi 20 Juli 2022 : Keluarkan 1 Kali Guguran Lava Pijar ke Barat Daya Pagi Ini

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status Aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," terangnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved